Saturday, November 7, 2015

kearifan lokal

kemarin aku jalan-jalan ke kampung di salah satu propinsi di Sumatra, aku ketemu sama seseorang yg kembali mengingatkanku tentang kearifan lokal, bersyukur dan berserah sepenuhnya kepada Tuhan Sang Pencipta... Jujur aja selama ini aku gak pernah nyangka, kalau di kampung justru aku malah dapat banyak pelajaran, karena menurutku belajar hidup itu ada di hiruk pikuk perkotaan, belajar mandiri dan berdiri diatas kaki sendiri datangnya saat kita berada di kota besar, tapi ternyata aku justru belajar banyak dari kampung, seperti ketika aku sibuk mikir untuk vaksin tetanus yg kemarin tertunda dan mungkin berakibat buruk saat aku jalan kaki nyeker sepanjang hutan dan tertusuk paku, aku yg kuatir minta ampun malah jadi reda saat teman baruku bilang bahwa di kampungnya, orang yg tertusuk  paku langsung sembuh saat dikasih getah daun pisang, walaupun akan berasa perih... 

Atau ketika aku belajar snorkeling dan merasa PD berenang tanpa life jacket di tengah lautan, teman baruku mengingatkan bahwa alam ini bisa berbahasa dan mungkin saja putaran arusnya tidak terlihat dan takutnya malah menyeret aku sampai tenggelam jadi alangkah baiknya untuk tidak melawan dan menentang alam... Temanku hampir saja terseret arus laut beberapa waktu lalu karena merasa sudah jago berenang, merasa sebagai orang yg punya kampung, merasa sudah terbiasa dengan laut tapi toh beberapa waktu lalu, bisa juga prediksinya salah... Untunglah nelayan kapal melempar tali jangkar ke arah temanku dan dia selamat dari putaran arus dalam laut yg tidak terlihat! Sehingga pelajaran yg bisa dipetik bersama adalah; precautions dan respect terhadap alam...

Atau ketika temanku mengajarkan minum perasan jeruk nipis setelah makan kepiting katanya bisa menetralisir kolesterol hahahahahahah :) walaupun secara ilmiah belom terbukti tapi selalu saja seru bila kita berdiskusi tentang kebaikan alam...

Seketika itu saja, aku merasa benar-benar rindu tinggal di kampung... Rindu kesederhanaan dan keluhuran yang masih kental disana...

Beruntung sekali saat masa kecil dulu aku bisa merasakan manjat pohon di kebun Oma di Manado, lari-lari sampe teler di tengah hutan Pakatto tempat pelatihan Rindam saat papa berdinas atau bersepeda di pinggir pantai Manado & makan ikan bakar hanya beralaskan daun pisang... 

Dari dulu sampai sekarang, ada banyak hal-hal kecil dari kampung yg membuatku amat bahagia...

Kontrast sekali dengan kehidupan metropolitan yang semuanya serba canggih dan matrealistis...