Friday, January 2, 2015

Santun


Beberapa bulan ini saya sering diajak olahraga sama seorang Ibu yang berasal dari Tucson, AZ. Hampir tiap hari kami jalan pagi sambil ngobrol. Biasanya kami janjian via SMS/tlp tapi pada moment Natal & Tahun Baru lalu beliau mengirimkan saya email menanyakan kecocokan waktu untuk hari berikutnya. Saya sempat berpikiran: mengapa yang biasanya janjian lewat SMS/tlp kok sekarang malah tumben ngirim email?
Beliau menjawab bahwa hari Natal & Tahun Baru seharusnya dirayakan bersama keluarga sehingga tak perlu direpotkan dengan hal remeh-temeh berupa menjawab SMS. Quality time dengan keluarga lebih penting, pengiriman email dirasa lebih pas karena sifatnya sbg soft-reminder... Jadi intinya beliau tidak mau mengganggu waktu saya untuk berhari-raya sedetik pun... 

Penjelasan yang super sekali. Pengejawantahan etika & common sense yang sederhana sebagai suatu pengingat akan rasa hormat yang justru datang dari seorang istri pejabat asing berkedudukan maha penting di perusahaan tempat suami bekerja. This is a lesson for me about life & how to respect others even for the smallest thing. Reminder untuk kembali santun & bertata-krama yang sepertinya sekarang sudah luntur, entah karena perubahan jaman, teknologi atau apalah namanya itu. Kembali mengingat nasihat Mama tentang 3 kata penting dalam hidup: Maaf, Minta Tolong & Terima Kasih. Kembali mengingat nasihat mantan bos tentang membalas email/SMS & segala macam pesan yang masuk ke inbox dalam waktu 2x24jam apapun penjelasannya. Kembali mengingatkan diri sendiri tentang #moral #akhlak dan #howtorespectlife