Sunday, June 22, 2014

Sekolah Pasar Modal




Kemarin saya ditemani Lusi ikutan Sekolah Pasar Modal di Bursa Efek Indonesia (Gedung BEI - Jkt), salah seorang pembicara menerangkan tentang pentingnya gerakan investasi yg dilakukan oleh masing-masing rakyat dari suatu bangsa untuk menciptakan pembiayaan pembangunan di negaranya. 

Sekitar 30% populasi di Malaysia & 60% di Singapura telah melakukan investasi di pasar modal, ini bisa tercermin dengan maraknya pembangunan (Mis; transportasi, pendidikan, lapangan kerja) di negeri mereka. Pembiayaan infrastruktur akan lebih baik bila perusahaan(swasta/BUMN) mendapat modal dari rakyat dengan cara berinvestasi membeli sahamnya, daripada meminjam bunga kepada bank dengan bunga yg melilit ;) Sedihnya, saya baru tau ternyata selama ini, pembiayaan industri Indonesia adalah dipenuhi dengan investor asing... Tau gak kenapa? Karena orang Indonesia masih ragu untuk investasi di pasar modal, masih banyak yg menduga bahwa saham adalah masalah judi dan kalah-menang... Padahal pihak Bursa Efek Indonesia (hasil merger BEJ & BESub) sering mengadakan sekolah gratis untuk mengedukasi masyarakat Indonesia... Sebenarnya, asal kita tau mana perusahaan / emiten dengan kinerja & lapkeu yg baik, insya Allah sih ga ada masalah apa-apa yah... 

Dari kursus kemarin, saya makin tau bahwa investasi saham adalah investasi paling berguna bagi bangsa juga bila dilakukan secara benar dan disiplin maka akan sangat menguntungkan sepanjang masa... Jadi, kemarin saya langsung buka rekening untuk jual beli secara online di Danareksa, karena ini adalah BUMN maka fee beli/jual lebih murah dibanding IPOT (Indopremiers). Sebagai perbandingan: 

Fee beli: 
D'One Danareksa - 0.17%
Indopremiers IPOT - 0.19%

Fee jual: 
D'One Danareksa - 0.27%
Indopremiers IPOT - 0.29%

Danareksa juga menjual berbagai reksa dana  mulai dari RDPU sampai RDS. Btw di IPOT juga jual reksa dana online dan katanya free in & out fee!!! Harus segera daftar nih ;) Rencananya sih mau pake 2 rekening untuk investasi jangka panjang dan trading ;) Hihihihi kalo disatukan sahamnya nanti binun euy heheheheh ;) 

Karena juga sayanya pingin investasi yg bidangnya membangun Indonesia jadi alangkah baiknya bila uang tsb dialokasikan untuk modal perusahaan lokal ;) Misalnya: saya tiap hari lewat tol, mak-dar-it pingin beli saham JSMR sehingga PT Jasamarga bisa mendapat suntikan modal pun juga dapat melebarkan sayap bisnisnya. Selain itu saya juga tertarik untuk investasi ke Semen Gresik karena bisa memberdayakan BUMN lokal. Btw saya juga melirik saham UNVR, BMRI, MAPI & TLKM ;)

Pesan dari Pak Heri (Corcom Manager Danareksa), kalau mau investasi, jangan kebanyakan beli sahamnya, 7-8 saham udah cukup, karena bila kebanyakan pun susah memantau harga naik-turunnya ;) Hahhahahahahahha ;)


Kalo kamu pingin investasi di sektor yg mana?