Friday, May 16, 2014

Kearifan Lokal



Beberapa waktu lalu saya diajak menemani Mister-Busy-Man meeting dengan teman-teman Underground DOZ. Salah satu miner membahas tentang praktik bisnis yg berorientasi pada Kearifan Lokal. Saya sudah sering dengar kata-kata tersebut di TV tapi baru kali ini mendengarnya langsung dari seorang anak muda. Tambah mengerti betapa dalamnya arti Kearifan Lokal saat kemarin belanja sayur di Hero, saya diberitahu oleh Manager swalayan bahwa mereka baru saja melakukan terobosan dengan memasok sayuran organik dari distrik Ilaga via helikopter (Pak-Choy, Sawi, dll). 

Saya percaya itu organik karna disini sangat susah mendapat pestisida, pasti sayurannya tumbuh sumbur berkat ditanam di dataran tinggi tanpa perlu sentuhan kimia yg berlebihan. Harga 3 ikat hanya 10ribu. 

Walau packagingnya sederhana tapi sayuran Ilaga pasti mampu bersaing dengan sayur import, karna organik & rasanya manis. Bila management swalayan tetap berpedoman pada prinsip ini, pertumbuhan pertanian di sekitar area tambang bisa menopang hidup masyarakatnya. Mama-mama bisa punya uang untuk menyekolahkan anak-anaknya... 

Praktik bisnis seperti ini yg moga-moga selalu ada di Papua... Kita semua bisa menjadi bagian dari mind-set ini dengan membeli sayuran Ilaga secara continue...


Terima kasih ya Adik B#^*Y#*^ sudah mendengungkan kembali kata Kearifan Lokal. 

Yg masih jomblo, bisa kok kenalan dgn Adik ini. Dia dari Sorong - Papua! Salah satu Engineer kebanggaannya Mister-Busy-Man!

(Joyner, Natalia & Nanda: Dengar baik-baik, Dia dari Sorong!!!) 

Hajar bLehhh!!!