Monday, May 19, 2014

friendship = love life



Kalau gua renungin beberapa hari ini, Friendship is pretty much the same like love-life... Harus ada take and give, harus ada respect and love... Harus ada trust dan tentunya juga harus ada effort dari kedua belah pihak to work out the relationship... Kalo udah gak ada itu ya lebih baik good bye ajalah... Otherwise, it's gonna be a toxic kind of relationship in ourlives... 

--- 

Harus gua akui bahwa selama ini, effort yg gua berikan lebih banyak, jauh lebih keras dan lebih gigih daripada usaha yg dia lakukan untuk mempertahankan hubungan persahabatan ini... Some would say that I should talk personally to her about my feelings... But instead I'm ignoring their suggestion because actually I'm the one who is in relationship with her, not them. That I would just let her go without any hesitation...

Jujur aja, gua memang sakit dengan keputusan walk-out yg sudah gua buat tapi ini lebih baik daripada konfrontasi yg mungkin akan membuat dia sedih, marah, defense, membela diri-sendiri hingga membuat keadaan makin runyam... 

Ditambah lagi, gua juga bukan orang yg senang membahas masalah, bukan orang yg suka ribut sana-sini, gua juga bukan orang yg suka debat panjang untuk mencari kesalahan pihak lain... Ini bukan tentang siapa yg salah dan siapa yg benar... Ini berbicara masalah hati... Ini tentang kenyamanan... 

Agak aneh memang... Tapi keputusan gua untuk walk-out dari hubungan ini memang karena gua udah gak menemukan kenyamanan dari hubungan ini... 

Memilih untuk walk-out bukan berarti gua akan memusuhi dia... Bukan... Bukan seperti itu... Tentunya gua akan tetap ngobrol dan basa-basi seperti biasa, tetapi kualitas kedekatan kita berdua sudah berbeda, tidak lagi ada chemistry yg sekuat dulu... Tentunya gua gak akan berlaku serius seperti dulu... Karena toh, sekuat dan seserius apapun usaha yg gua lakukan tetaplah membutuhkan timbal balik dalam satu hubungan... Tidak hanya dari gua, tapi juga dari dia... 

Ini masalah waktu aja, walaupun gua sakit, tapi akhirnya toh gua bisa lapang dada untuk melepaskan semuanya... Gua gak mau hal ini menjadi toxin / racun tanpa obat dalam hidup gua, sehingga walk-out adalah yg terbaik... 

Letting go is important, supaya tidak ada yg saling menyakiti atau malah makan hati...