Friday, May 23, 2014

Oleh-Oleh dari New Orleans




We had a great chat last nite with Steve, from fave vacation spot in Miami, to accidentally meet-up with some Indonesians in New Orleans, from Asia's best airlines to Mely's rapid improvement in English... I'm so proud of this biracial couple. As I hug Steve closely, my brain reminiscing back to the time where I first met Mely at gedung Mustika Ratu on penjurian Puteri Indonesia 2004, I can't believe we've been thru this far, this long, this deep in the name of friendship... I whisper to him, "please take a good care of my Gals..." Best prayers for Mely & baby Angela. Thankyou for the scarf & the chocolate... And on top of all, thankyou for always having my name well-written in your memory...

#cintaselamalamanya

Thursday, May 22, 2014

Refleksi Bulan Mei & Pertemanan



Ada apa dengan bulan Mei dan hubungan pertemanan saya ya? Bulan ini kok saya diberi banyak pelajaran tentang hal ini secara berturut-turut ya...

Pelajaran pertama: galau dan akhirnya memilih untuk letting go of a good friend yg memang karena pada kenyataannya saya harus menerima bahwa teman saya tsb sudah tidak lagi menunjukkan keseriusan untuk menjaga hubungan kita. Letting go bukan berati bermusuhan, letting go bukan berarti saling membenci, bukan pula melingkupi diri dengan negative thoughts... Letting go is simply talking about having a personal space and believing that everything will be alright karena masing-masing kita sudah tidak lagi memaksakan kehendak.

Pelajaran kedua: mengevaluasi diri kenapa beberapa teman yg dulunya sering kongkow bareng malah sekarang yg menjadi sumber utama kegalauan hati ;) Akhir-akhir ini, saya memiliki kejenuhan yg luar biasa terhadap teman-teman di jobsite. Saya bosan dengan pembicaraan yg itu-itu saja, bosan dengan topik keluhan yg itu-itu saja, bosan dengan subjek gosip yg bahkan selalu sama pada 3 tahun terakhir. Dan seperti yg telah kalian ketahui, jurus terakhir yg saya pakai adalah: MENGHINDAR... Saya tidak lagi hang-out dengan mereka, tidak lagi makan siang bersama seperti yg sudah-sudah, dan selalu menolak dengan ajakan apapun yg mereka tawarkan... Kejenuhan telah membuat saya kehilangan semangat dan kemunafikan telah membuat saya muak... Untuk apa duduk bersama with a friend yg memperlakukan kita sebagai one of their enemies? Terminologi Frenemies harusnya sudah tidak lagi dipakai di tahun ini, asal tau saja: 2014 is a horse year, a year that should be filled with hard work and positive energy... So there's no need to overthink or spread about negativity Gal... 

Dan akhirnya daripada berbusa-busa menjelaskan tentang ini, atau berperang melawan emosi dan menunjukkan siapa yg salah dan siapa yg benar, saya hanya bisa menghindar dan menolak. Saya memutuskan untuk tidak lagi memberikan diri saya menjadi korban kegalauan pada hubungan pertemanan yg diwarnai oleh bumbu bumbu kemunafikan. Cukup sudah...

Pelajaran ketiga: diberikan pengingat oleh Tuhan bahwa walaupun banyak teman yg bikin saya galau, ternyata masih ada yg ingin mempertahankan memori "The-Good-Old-Days" dalam hubungan pertemanan kita. Salah satunya adalah my long time bff since Puteri Indonesia. Terima kasih Mely yg sudah capek-capek meluangkan waktu untuk mengirimkan scarf & cokelat dari New Orleans... It means a lot to me, Gal!!! Memang harus diakui bahwa beberapa teman tak bisa begitu saja pergi dari hidup kita tanpa meninggalkan jejak, karena hubungan pertemanan mengandung muatan perasaan yg dalam, layaknya hubungan percintaan. Sehingga saya harus percaya sebuah pepatah bahwa walaupun people come and go, but true friends stay close to each other... Berarti yg namanya teman sejati yah dia akan selalu ada, sekalipun waktu dan jarak memisahkan ;) Dan orang-orang seperti Mely akan selalu ada, di dalam hidup saya dan tentunya juga dalam hidup kalian ;) 

Wednesday, May 21, 2014

Kebun Kecil



Pertama kali kesini 5 tahun lalu, saya sudah pingin belajar menanam sayur karna syirik lihat tetangga yg rumahnya hijau asri ;) Setelah resign, saya baru punya waktu untuk serius belajar, walopun baru skala kecil, lumayanlah kalo bikin sop, daun bawangnya tinggal metik ;) Di Jawa mah sayur banyak, tapi tidak di mining-site ini. Ada masa pelik dimana sayur merupakan kemewahan bagi penggilanya (termasuk saya yg mungkin pada reinkarnasi sebelumnya adalah kambing karna terlalu suka sayur walopun selalu gagal jadi vegetarian) 😜 Terimakasih utk Daniel Susanto yg banyak berbagi tips tentang urban farming via blog mawalik-jaya.blogspot.com. Terima kasih tanah, matahari, air & Tante Yeni yg sudah membantu saya merawatnya...
Yg kehabisan sayur di Hero bisa mampir ke my Kamoro home ya ;) 

#cobacoba #organiclife #indonesiamakansayur

Monday, May 19, 2014

friendship = love life



Kalau gua renungin beberapa hari ini, Friendship is pretty much the same like love-life... Harus ada take and give, harus ada respect and love... Harus ada trust dan tentunya juga harus ada effort dari kedua belah pihak to work out the relationship... Kalo udah gak ada itu ya lebih baik good bye ajalah... Otherwise, it's gonna be a toxic kind of relationship in ourlives... 

--- 

Harus gua akui bahwa selama ini, effort yg gua berikan lebih banyak, jauh lebih keras dan lebih gigih daripada usaha yg dia lakukan untuk mempertahankan hubungan persahabatan ini... Some would say that I should talk personally to her about my feelings... But instead I'm ignoring their suggestion because actually I'm the one who is in relationship with her, not them. That I would just let her go without any hesitation...

Jujur aja, gua memang sakit dengan keputusan walk-out yg sudah gua buat tapi ini lebih baik daripada konfrontasi yg mungkin akan membuat dia sedih, marah, defense, membela diri-sendiri hingga membuat keadaan makin runyam... 

Ditambah lagi, gua juga bukan orang yg senang membahas masalah, bukan orang yg suka ribut sana-sini, gua juga bukan orang yg suka debat panjang untuk mencari kesalahan pihak lain... Ini bukan tentang siapa yg salah dan siapa yg benar... Ini berbicara masalah hati... Ini tentang kenyamanan... 

Agak aneh memang... Tapi keputusan gua untuk walk-out dari hubungan ini memang karena gua udah gak menemukan kenyamanan dari hubungan ini... 

Memilih untuk walk-out bukan berarti gua akan memusuhi dia... Bukan... Bukan seperti itu... Tentunya gua akan tetap ngobrol dan basa-basi seperti biasa, tetapi kualitas kedekatan kita berdua sudah berbeda, tidak lagi ada chemistry yg sekuat dulu... Tentunya gua gak akan berlaku serius seperti dulu... Karena toh, sekuat dan seserius apapun usaha yg gua lakukan tetaplah membutuhkan timbal balik dalam satu hubungan... Tidak hanya dari gua, tapi juga dari dia... 

Ini masalah waktu aja, walaupun gua sakit, tapi akhirnya toh gua bisa lapang dada untuk melepaskan semuanya... Gua gak mau hal ini menjadi toxin / racun tanpa obat dalam hidup gua, sehingga walk-out adalah yg terbaik... 

Letting go is important, supaya tidak ada yg saling menyakiti atau malah makan hati... 


Saturday, May 17, 2014

maybe it's time for letting her go...


I've been so very familiar with what they said: "people change..." 
Yes, ofcourse but I just didn't figure it out until today... 

Even me, I am changing, a lot... and silly me for not preparing myself to see that other people too, changing...

reality bites, reality sucks! Yesss and it hurts so bad...

---

Seperti yg sudah sering saya ceritakan kepada kalian bahwa sebenarnya saya selama ini sama sekali gak pernah punya masalah yg berarti dengan Mister-Busy-Man, pada tujuh tahun kebersamaan kami, tentunya tingkat toleransi dan tingkat tepo seliro antara kita berdua sudah mencapai Mokhsa ;) Sehingga hal yg justru bikin saya sensi, bukanlah datang dari Heng tapi dari orang lain, misalnya dari sahabat atau orang yg tidak kami kenal namun keberadaannya justru bikin puyeng ;) 

Dan seperti yg juga sudah sering saya katakan dan kalian lihat, bahwa saya ini manja dan egois dalam berteman, memang betul adanya... Kalau boleh jujur, untuk mempertahankan persahabatan, saya rela bela-belain ini itu demi hubungan baik... Karena biasa hidup merantau, jauh dari kakek-nenek, paman-bibi, sepupu dsb, pastinya keluarga terdekat kita adalah sahabat dong yah... 

Kebetulan, saya ini tipe yg penyayang, jadi kalau sudah sayang sama sahabat ya sayangnya jadi sayang banget... Kadang malah seperti pacar, ada rasa cemburu kalau sahabat saya itu lunch dengan orang lain tanpa ngajak-ngajak, ada juga rasa marah kalau sahabat saya itu disakiti oleh orang lain, dan tentunya ada rasa kangen kalau sudah lama gak ketemuan, pokonya ya sayang banget deh ;) 

Sebagai informasi kepada kalian, for the past 12 months, I've been struggling to let go a good-good friend of mine coz she has decided to move to Jakarta. We've been friends for quite long and spending most of our time together in this mining town (almost every single day) and this separation had break my heart so bad that I almost cried every nite in front of Heng - whom ofcourse would laughing out loud at me (realizing how silly his wife is...) 

I even write her a letter which i still keep it inside my agenda saying how devastated I am after she's leaving me alone in this town... I even cook her fave dishes when she's back in town to do some business, asking her to have lunch with me every day, texting her about going church together, asking Heng to drop her from-to-the-church and pretending she doesn't leave like what we had at the good old days... I know it sounds stupid but we woman sometimes do stupid things no? 

Dan sampailah saya pada hari ini... Hari dimana saya memang harus bangkit dari ke-mellow-an ini... Bahwa saya harus melupakan semuanya, bahwa people change, bahwa people come and go, bahwa sekalipun dia pergi, pasti akan ada orang lain yg datang untuk menggantikannya, bahwa this is it... 

Bahwa it is time for letting her go... Bahwa dengan atau tanpa dia, hidup saya harus tetap berjalan, bahwa sekalipun saya bersedih, keadaan ini tak akan merubah apapun... Bahwa saya memerlukan semua kenyataan pahit ini sebagai shock therapy untuk jiwa saya, bahwa mengingat kejadian masa lalu mungkin akan membantu saya untuk bergerak lebih cepat menuju masa depan... Bahwa saya tidak perlu mengerti lebih dalam, namun hanya butuh melepaskan... 

Saya hanya perlu melepaskannya dengan lapang dada, tanpa dendam, tanpa sedih, tanpa apapun...

Bahwa simply, it is time to let her go...

Friday, May 16, 2014

Kearifan Lokal



Beberapa waktu lalu saya diajak menemani Mister-Busy-Man meeting dengan teman-teman Underground DOZ. Salah satu miner membahas tentang praktik bisnis yg berorientasi pada Kearifan Lokal. Saya sudah sering dengar kata-kata tersebut di TV tapi baru kali ini mendengarnya langsung dari seorang anak muda. Tambah mengerti betapa dalamnya arti Kearifan Lokal saat kemarin belanja sayur di Hero, saya diberitahu oleh Manager swalayan bahwa mereka baru saja melakukan terobosan dengan memasok sayuran organik dari distrik Ilaga via helikopter (Pak-Choy, Sawi, dll). 

Saya percaya itu organik karna disini sangat susah mendapat pestisida, pasti sayurannya tumbuh sumbur berkat ditanam di dataran tinggi tanpa perlu sentuhan kimia yg berlebihan. Harga 3 ikat hanya 10ribu. 

Walau packagingnya sederhana tapi sayuran Ilaga pasti mampu bersaing dengan sayur import, karna organik & rasanya manis. Bila management swalayan tetap berpedoman pada prinsip ini, pertumbuhan pertanian di sekitar area tambang bisa menopang hidup masyarakatnya. Mama-mama bisa punya uang untuk menyekolahkan anak-anaknya... 

Praktik bisnis seperti ini yg moga-moga selalu ada di Papua... Kita semua bisa menjadi bagian dari mind-set ini dengan membeli sayuran Ilaga secara continue...


Terima kasih ya Adik B#^*Y#*^ sudah mendengungkan kembali kata Kearifan Lokal. 

Yg masih jomblo, bisa kok kenalan dgn Adik ini. Dia dari Sorong - Papua! Salah satu Engineer kebanggaannya Mister-Busy-Man!

(Joyner, Natalia & Nanda: Dengar baik-baik, Dia dari Sorong!!!) 

Hajar bLehhh!!!

Thursday, May 15, 2014

Europe Trip 2014


Rute: Paris - Amsterdam - Belgia - Paris.
Time: Mid of March - End of March (12 days)

Berikut rangkumannya ya...

1. Flight: Singapore Airlines (SQ) Airbus 380.

Kelebihan: Pesawatnya geday, dan karena bodinya besar jadi turbulence
getaran tidak terlalu terasa, tempat duduk luas, ruang gerak kaki
nyaman, in-flight entertainmentnya sumpah ok bgt, segala macam jenis
musik dan film ada disini :-) pramugari cekatan, makanan enak, cemilan
banyak, kalo masih laper dan pramugari udah selesai mengedarkan kereta
makanan, langsung aja datang ke belakang kabin dan di lemari besi
banyak minuman ringan, cemilan (roti, apel, sandwich, chips, etc) dan
bisa minta red/white wine yg banyak hahahhahaha :-) kesempatan mabok
gretong di pesawat! Tapi kemarin kita gak sempat icip icip wine
gretong di pesawat karena sangking capenya seharian cari jaket di SMS
Serpong dan balikin mobil jadi kita bolak balik BSD to Cijantung and
Airport makanya kita berdua sepakat minum Xanax dan waalhasil begitu
pesawat take-off, bawaannya langsung molorrrr gak keruan dan sangking
saktinya itu obat, kita tidur sepanjang perjalanan Sing to Paris
selama 11 jam hahahhaha :-) Parah banget ya kita berdua ini? Akhirnya
in-flight entertainment SQ hanya kita nikmati sepanjang CGK to Changi
aja deh... Huhuhu :-(

Kekurangan: Sebenarnya SQ gak ada kekurangan samsek, kecuali soal
harga yang bikin kita selalu mau peengggsaaan hahhahaha :-)


2. Paris Day 1:

- Arrived in CDG Airport: Setelah landing di CDG, periksa baik-baik
kondisi koper kalian, banyak penumpang SQ yang kopernya dibuka secara
paksa oleh orang tak dikenal, bila terjadi hal yang tak diinginkan,
langsung laporkan ke petugas yang counternya berada di dekat bagian
informasi. Mereka dengan senang hati membantu mencetakkan laporan dan
claim bagi turis.

- Checked in at Duminy Vendome Hotel di 3 Rue Month Thabor 75001
Paris. Letaknya hanya 3  menit ke Place de la Concorde dan 5 menit
dari Louvre. Tidak seperti hotel lain di Paris yang biasanya sangat
kecil, namun hotel ini lumayan spacious dan sangat indah dengan
dekorasi ala rumah Parisian masa kini dan ruangan yang dipenuhi oleh
wangi lilin aromatherapy. Di sekitar hotel juga banyak cafe kecil yang
menyajikan kopi, hot chocolate yang benar-benar lezat dan croissant
dengan rasa yang tiada duanya...

- Laduree, Sephora dan Zara (seputaran hotel). Hari pertama di Paris,
matahari masih terang benderang dan langsung deh kami merapat di
Laduree untuk lunch dan icip macaroons-nya! Rasanya sungguhlah
endes-surendes... Saya menulis kesan tentang Laduree di entry sebelum
ini ya :-) Harga makanan di Laduree juga tidak terlalu mahal, harga
segelas rose wine-nya hanya 7 Euro sajah :-) Setelah makan di Laduree,
kami langsung absen wajah di Sephora dan Zara dekat hotel :-) Bungkus
lipstick, bedak dan blazer deh :-) Namanya perempuan kayanya kalo gak
absen di Sephora dan Zara, kayanya liburan belum lengkap!

- Tips: Harus selalu hati-hati di daerah Paris manapun, saya yang
tengah asyik mengambil foto demi mengabadikan keindahan bangunan tua
nan cantik di Place Vendome tiba-tiba ditawarkan cincin yang
keliatannya dari emas oleh seorang wanita separuh baya, seperti orang
Paris dengan rambut kecoklatan namun sebelum terjadi interaksi lebih
lanjut, buru-buru Mbak Disti berteriak ke arah saya untuk segera
berlari meninggalkan perempuan tsb. Watch out Pals, scams are every
where!


3. Paris Day 2:

- Breakfast at Duminy Vendome Hotel. Suka banget sama suasana resto
disini, biasanya hotel-hotel di Paris memiliki resto yang berada di
bawah tanah, hotel Duminy juga demikian namun resto di hotel ini
tempatnya sangat lapang, dominasi warna putih membuat ruangannya lega,
para staff hotel juga ramah dan dapat berbahasa inggris. Makanannya
enak-enak, terdapat banyak buah, keju, croissant dan sosis bebong yang
endes-surendes :-)

- Saint-Germain-des-Pres. Episode kali ini adalah vintage finds!
Setiap overseas, saya selalu terobsesi mencari barang vintage dari
pengrajin lokal. Sayang dong, sudah sampai di Paris tapi gak ketemu
barang-barang vintage ala Parisian yang harganya tentu saja lebih
murah. Maka kami sepakat menuju ke Saint-Germain-des-Pres, area
neighborhood yang sudah sangat terkenal bagi orang lokal. Perhentian
pertama: Les 3 Marches Catherine B, saya berharap untuk mendapatkan
tas Chanel atau pernak-pernik Hermes yang murah, tapi kali ini saya
kurang beruntung karena harga Euro yang sudah mencapai Rp 16.000
membuat saya mikir dua kali untuk beli-beli fancy things hahahhaha :-)
Akhirnya cuma bisa foto-foto doang di depan toko vintage ini :-)
Lanjut deh kita ke toko toko lain seputaran Saint Germain de Pres, ada
toko sepatu, toko baju yang kita kunjungi, good deal pada hari ke-2
ini adalah: saya mendapatkan 2 sepatu leather boots (ankle boots &
high-knee boots) dengan harga masing-masing 99 Euro sajah :-) Ketemu
juga rompi bulu, jaket kulit dan sackdress polkadot yang murah meriah
:-) Sudah lama pingin punya sackdress polkadot dan baru kali ini
kesampean!

-Tips: di Saint-Germain-des-Pres banyak toko baju, sepatu dan tas,
perlu menimbang harga dengan baik karena di  tempat lain justru kadang
harganya lebih murah. Teman saya membeli tas seharga 99 Euro disini
padahal di Rue Saint Honore tas yang sama hanya seharga 45 Euro saja.
Selain itu, toko di area ini juga dirunning oleh orang lokal yang
kadang kalau melihat kita turis Asia, sering mereka pelototin. Entah
kenapa tapi saya dan the Gals pernah ditanyain, it's a bizare thing
that you Gals came in to my shop and left without buying anything...
#Jedaaaaarrrr banget gak seh dia ngomong getuh.... Tapi ya dari semua
toko yang kita kunjungin cuma dia doang yg ngomong gitu ke kita
#deuhhh...



4. Paris Day 3:

- Hari ini rutenya bikin betis berkonde dan kaki mau patah karena
semua kita jalanin dengan modal naik turun Metro dan berjalan kaki
haahhahaha :-) Gak salah deh orang Paris pada kurus-kurus, mereka
kemana-mana modal kaki sih huhuhu :-) Rute hari ini adalah:
Notre-dame, Eiffel Tower, Trocadero, Arc de Triomphe, Champs Elysees
(quick stop at LV store and lagi-lagi absen muka di Sephora hahahhaha)
Saya bersyukur bisa menjelajahi semua tempat ini bersama Heng sewaktu
kita masih muda gini, karena udah pasti kalau kita tua nanti ya gak
sangguplah gempor-gemporan jalan berkilo-kilo geneh hahahahahhaha :-)

- Lunch di Hippopotamus area Champs Elysees. Saya gak menyarankan
teman-teman makan disini karena walopun cabangnya dimana-mana,
Hippopotamus porsi makanannya tidak ada sayur, kalau pesan Steak ya
dikasih ya hanya daging dan kentang dalam porsi kecil. Berbeda kalau
di resto lain, biasanya dikasih tomat, dan sedikit sayur.

- Dinner Cruise on Seine River. Sumpah, ini merupakan pengalaman
terindah, teromantis, terhits, terluar-biasa sepanjang hidup saya
bersama Heng hahahahah :-) Makan malam ala orang Perancis di dalam
boat yang mengelilingi Seine River benar-benar
one-of-a-kind-experience, ada musik dari pemain biola dan pemain piano
yang mengalun, ada wine, ada makanan enak, ada jajaran bangunan tua
yang cantik megah, dan ada pemandangan kota Paris yang indah, tak lupa
juga: ada orang yang kita sayang duduk disebelah kita, rasanya hidup
ini luar biasa membahagiakan... Bawaannya mau pegangan tangan Heng
melulu hahahhaha :-) Saya masih wajar pegangan tangan, nah kalau orang
yang duduk disebelah kiri kanan mah udah tumplek-tumplekan ciumannya
hahahhaha :-) Gak salah deh kalau Perancis disebut negara yang
menghadirkan suasana romantis, lha setiap sisi negrinya baik darat
maupun di air aja aura romantisnya benar-benar merasuk di jiwa sih :-)
Kalau dikasih kesempatan lagi, saya dan Heng bakalan dinner cruise on
Seine River lagi, enjoying life nih ceritanya :-)


5. Paris Day 4 & Amsterdam Day 1:

- Bfast at Duminy Vendome Hotel: Dodolnya, setelah hari ke-4 saya baru
nyadar kalo sosis di Eropa nih endes surendes yak rasanya.. Gurih dan
dagingnya lezat... Hikzzz baru sadar hari ini sih...

- Paris Nord Train Station menuju ke Amsterdam. Luar biasa, statiun
kereta aja kok keren begindang yak, tentunya saya langsung kalap
poto=poto dong... Hati-hati, disini banyak copet, entah kenapa juga
kok tiba-tiba banyak banget ibu-ibu pengemis yang datang saat kita
bayaran di kasir untuk beli minum ya? Btw disini juga mau ke toilet
juga harus bayar cong... 0.70 cent juga lumayan yak hahahah :-)

- SNCF Train, Paris to Amsterdam, perjalanan sekitar 3 jam, scenic
view melewati pedesaan dan transit di Brussel, Antwerp dan Schipol
tapi kita lanjut terus ke Amsterdam. Fasilitas dalam train: nyaman dan
lega, juga terdapat WiFi gretongan :-)

- Amsterdam Day 1, checked in at NH Carlton Vijzelstraat, lokasi
bagus, area downtown, dekat flower market dan tempat belanja, bisa
jalan kaki juga ke Rijkmuseum. Hotelnya kecil tapi bersih dan
pemandangannya bagus deh, overlooking ke gedung tua khas Belanda :-)

- Jalan ke downtown & dinner di Thai resto area flower market, lanjut
belanja souvenir di area tsb. Mursidah ya disindang, dibanding Paris,
harga souvenir lebih murah.


6. Amsterdam Day 2:

- Breakfast di NH Carlton: luar biasa deh disini makanannya banyak,
buahnya enak, kejunya juara dan rotinya sangat mouth-watering :-) Akan
kembali kesini lagi suatu saat :-)

- Shopping di downtown = Our Fave Part :-) Di Amsterdam harga barang
lebih murah daripada di Paris, jadi hari ini kalap beli parfum,
lipstik, sepatu, jaket, baju, oleh-oleh hahhaha :-) Secara disini
diskonan banyak, trus pulangnya kan bisa tax refund yak? Jadi,
serbuuuuuuuu hahhaha :-)

- Old Amsterdam Cheese, mampir dulu beli keju yang banyak :-) abis
enak bgt sikkkk :-) nyesel cuma beli 7, harusnya sekoper biar utk
persediaan 1 thn hahhaha :-)

- The English Hatter: Beli jaket midi handmade from wool untuk Heng
dan beberapa scarf juga :-) Bagus banget dan tokonya bener-bener bikin
kita berasa ada di Eropa, lha emang yak hahhaha :-) Ownernya juga 2
orang ibu-ibu yang baik banget...

- Ketemuan sama Feba di Resto deket NH carlton! Akhirnya bisa ketemu
pengarang cantik ini :-) Feba bawa baby-nya juga :-) Sooooo happy to
have lunch and chit-chat with her :-) Although she's living at
Rotterdam but she's willing to visit me and thanked goodness for
Holland's incredible mass transportation :-)

- Heng & The Boys went to Ajax Museum :-) Dia happy banget bisa
kesana, legenda sepak bola dunia katanya :-) Dia beli beberapa barang
yang tujuannya untuk dia, tapi pas sampe Indo ya langsung dihibahkan
dengan senang hati untuk teman-temannya tersayang dong hahahha :-)


7. Amsterdam Day 3:

- Rijkmuseum dan I Amsterdam letter: foto-foto, mamam crepes, minum
hot chocolate sampe kolesterol naik hahahha :-) enak banget sih :-)

- Downtown lagi, belanja lagi, nyari Louboutin tapi gak ketemu sama si
Very Prive ini hiksss belom rejeki :-(

- Balik ke Paris naik SNCF Train lagi, upload foto-foto dengan wifi gretong...

Tuesday, May 13, 2014

Program Badan Kurus yang Baru


Baiklah, kita buka-bukaan aja ya... Sepertinya badan saya sudah masuk tahap comfort zone dengan kenaikan 6kg dalam 1tahun belakangan ini, setelah resign saya tidak memiliki stress apapun, diajak jalan & jajan ke Bali sama Mister-Busy-Man, lanjut nemenin beliau ke Jayapura, lalu ada makanan enak selama natal, lanjut ke Jakarta selama 3bulan dan mari kita salahkan macaroons, croissant & hot chocolate selama liburan di Eropa kemarin ;) 

Jadi berat badan saya naik gila-gilaan, dan hit di satu angka yg bahkan gak pernah segitu seumur hidup! Well, sudah 3 Minggu ini saya kembali nge-gym, walaupun baru turun 1kg tapi lumayanlah beberapa baju yang kemarin gak muat sekarang udah mulai pas di perut...
To be honest, saya kadang bosan nge-gym tiap hari dalam ruangan, jadi pada hari Rabu dan Sabtu biasanya saya nanjak naik gunung terjal ke Hidden Valley untuk dapetin suasana outdoornya, lihat yang hijau-hijau, sekaligus menghilangkan kejenuhan. 

Karena tiap pagi saya nge-gym dengan pola cardio yang hard core abis ;) akhirnya mulai minggu ini saya menambahkan pola baru dengan main alat fitness! Rasanya enak banget lho... Jadi ada variasi baru dan bikin kangen nge-gym tiap hari...

Begini pola saya setiap pagi:

1. Treadmill 
Pemanasan - jalan 15 menit
Lari - 30 menit
Pendinginan - jalan 5 menit
Total 50 menit

Biasanya saya selang-seling, kalau kaki masih kuat, bisa nambah 10 menit lagi untuk lari jadi total 60 menit diatas treadmill per hari (Selasa, Kamis & Minggu).

2. Cross Trainer / Elliptical 
Ngos-ngosan selama 30 menit. Tiap Selasa, Kamis & Minggu saya tambahin 5 menit. Total 35 menit. 

Jadi ada hari-hari tertentu dimana saya melakukan cardio selama 90 menit. Cukup hard core karena keringat rasanya bisa diperas se-ember banyaknya tapi latihan cardio ini sangat efektif menurunkan lemak perut ;)

3. Main alat fitness
- Burning lemak perut atas 4 set (10 kali per set) 

- Sit-up 4 set (sampe rasanya mau pingsan) 

- Burning lemak lengan atas 4 set 

- Burning lemak sayap-sayap 4 set

---

Kemarin gak pernah main alat di Gym karena sudah teler duluan setelah 90 cardio, tapi sekarang untuk variasi dan semangat, main alat jadi bikin sugesti otak untuk bentuk perut, lengan dan otot lain lebih bagus dan berisi...

Sukak! Walopun betis gempor berkonde dan badan sakit-sakit tapi gak kapok toeh ;) 



Kalau ada rejeki, pingin punya fasilitas alat alat fitnes di rumah! Yang wajib ada itu treadmill, ellyptical and abs/tummy challenge deh ya biar puas... Pembentukan otot kan perlu alat jugaaaa ;) 

Sunday, May 11, 2014

Sebastian Gunawan Fashion Show 2014


Couple months ago I was invited to attend a glamorous fashion show by Indonesia's leading designer, the one and only: Sebastian Gunawan. I'm a fan of his couture style since I was a teenage (too much reading fashion mags compare to math books hahahahah LOL). His line is always glam, feminine and always bring out the inner beauty of a woman... So lady like... So chic... Me likey... Couldn't stop thinking bout these beautiful gowns! 

Credit for Lucy whom kind enough to ask me join her ;) 







Paulo Coelho


I've known #paulocoelho since my early college life on 2003, been reading his collections, English/Indonesian version back&forth, and never stop wondering how did he get those brilliant ideas sharing all of his beautiful thought on a book, I wish I speak Portuguese (his mother language) pasti makna tulisannya lebih dalam & indah ya... On top of all, Warrior of The Light is my fave! 


Saturday, May 10, 2014

a prayer


Ya Allah, if someone hates me for my *happiness* , I ask You please please please send them loads of happiness so that they forget mine...


Outdoor Yogini


Ardha Chandrasana or halfmoon pose, this posture requires a stable, strong standing leg. It also strengthens the core and lower back, and helps teach you how to breathe and stay calm in the middle of chaos...


Friday, May 9, 2014

Quotes



Patuh...



Menunggu adalah hal yang tidak menyenangkan. 
Namun karena aku sangat menginginkannya, maka aku membiarkan jiwaku patuh untuk mengikuti segala prosesnya...
Kubiarkan hatiku percaya bahwa waktu Tuhan adalah yang terbaik... 

First Lady Republik Indonesia



Seharusnya pemilihan First Lady RI dilakukan terpisah dari Pemilu Capres ya :) Saya sebenarnya seneng sama Ibu Linda Gumelar karna selain ramah, beliau juga pernah jadi Ketua Ibu Persit Kopassus jaman saya kecil dulu, mama selalu bilang, Bu Linda orgnya baik & gak pernah marah. Tapi, sayangnya saat kasus pelecehan seksual di JIS & di Sukabumi, Bu Linda kurang greget, dengan jabatan & koneksi militer yg dimilikinya, menurut saya sih beliau bisa mengeluarkan kebijakan yg menggigit (atau minimal beliau memberikan dukungan sosial, bantuan psikolog atau apalah namanya yg sifatnya membantu). 

Apalagi Bu Ani SBY yak? Masih sempet-sempetnya eksis di Instagram padahal korban pedophilia sudah ratusan jumlahnya... Sutralah... Tak perlu dibahas lagi...

Btw, saya seneng banget sama Ibu Nina Akbar Tandjung, orangnya ayu & tutur katanya halus, kecintaannya terhadap kebudayaan Jawa, membuatnya rajin membeli beberapa rumah kuno yg terancam dirobohkan & kini sukses diubahnya menjadi heritage hotel. Dia juga salah seorang penggerak kampung batik Laweyan yg kini dijadikan "must-visit" para pelancong. 

Bu Okke Rajasa juga sangat OK dengan gerakan cinta kain nusantaranya. Saya juga seneng liat Bu Liliana Tanoe memadu-padankan busana, tapi saya belum familiar dgn visi/misi sosialnya utk perempuan Indonesia.. 

Diatas semuanya, saya sangat kesengsem dengan US First Lady Michelle Obama, salah satu gerakan yg dipopulerkan olehnya adalah Stop Obesity dengan menggandeng Beyonce Knowles sebagai Icon Wanita Amerika Bertubuh Sehat (dan juga Indah), bukan hal aneh lagi bahwa porsi makan dan pola hidup orang Amerika is big and large sehingga visi Ibu Negara ini sungguh menginspirasi banyak kalangan. Belum lagi, selera fashionnya yg luar biasa chic, dan terobosannya untuk menggandeng designer imigran seperti Jason Wu & Prabal Gurung yg tentu saja langsung disambut gembira oleh pecinta fashion seluruh dunia ;) Dukungan beliau terhadap designer imigran ini jelas memacu semangat bagi designer muda lain untuk berkarya menaklukan pasar Amerika dong tentunya ;)

Saya gak keberatan punya Ibu Negara yg sederhana atau glamour atau yg eksis & modis bak artis yg penting beliau bisa menemukan keseimbangan antara ekslusifitas yg dimilikinya dengan misinya sebagai sumber inspirasi perempuan Indonesia. 

Menurutmu, sapa sih yg paling cucoq jadi Ibu Negara RI?

Tuesday, May 6, 2014

Fountainbleu Memory


Sell your car, fire your boss & travel the world...
#LOL



Treasure...


Ghana, Seattle, Papua. 3 countries, 1 love... 
Pada masa-masa sulit seperti sekarang ini, ketika dunia telah dipenuhi dengan ketamakan, kemunafikan dan tipu muslihat; harta yang paling berharga yang harus kau pertahankan setengah mati adalah sahabat dan keluarga... 



Monday, May 5, 2014

Taffeta & Songket Sumatera





Kemarin malam yang paling cantik selain pengantin wanita itu namanya Kak Ella! She's stunningly wearing rose-gold taffeta gown, one of my fave fabric! Bahan taffeta memang paling cocok untuk evening party, karena memberikan sentuhan luxurious, elegant & chic at the same time! I couldn't resist to pose myself with her ;)  
Btw, I'm wearing Songket from Sumatera that my mom gave me over 10 years ago, anehnya kain itu masih muat di badan saya yang sudah berkembang pesat ke kiri & ke kanan ;)
Hahahhahahha :P 

#fashion #fashionfirst #bff #love

Sunday, May 4, 2014

Happy Wedding for Lala & Michael Gedy


Pertama kali ketemu waktu Lala masih magang di ID Card Center 5 tahun lalu, kita sempat ngobrol panjang tentang kerjaan, Manado & UG ;) Gak terasa skarang Lala bukan lagi sebagai anak magang tapi sudah menjadi sekertaris kepercayaannya salah seorang VIP Freeport, bahkan tahun ini Lala diberikan jodoh oleh Tuhan. Ikut berbahagia untuk pernikahan Lala & Michael... Tuhan yang telah memulai semua hal baik antara kalian berdua, ingatlah selalu bahwa pernikahan bukan tentang kesempurnaan, bukan tentang mencari siapa yang lebih hebat diantara 2 orang, bukan pula tentang mencari siapa yang salah diantara yang benar pada setiap pertengkaran.... Tetapi... 
Pernikahan berbicara tentang kasih & maaf yang berkepanjangan, tentang siapa yang dapat menjadi penolong terhadap yang sedang lemah, tentang berusaha memiliki kepala dingin ketika yang lain sedang panas, pernikahan juga selalu berbicara tentang cinta dan selamanya akan selalu tentang cinta...

Happy wedding neh La!! Tindis!!!




Friday, May 2, 2014

Tomawin




Hari ini anak-anak belajar ttg benua, negara & ibukotanya. Sangat surprise karna ternyata mereka sudah tau banyak hal! Saya merubah strategi dgn tdk terlalu fokus pada text-book geografi tetapi memberikan ruang kepada mereka utk bermimpi, negara mana yg ingin dituju, hendak kemana asa membawa mereka, entah menjadi pilot, pemain bola atau peneliti, sama sperti dulu ketika Bu Padmini (guru SD saya) mengajak saya utk berani bermimpi melihat dunia lain selain Cijantung. Bersekolah, bekerja atau sekedar bepergian overseas sangat mungkin terjadi. Tidak ada mimpi yg terlalu tinggi utk diraih... Anak-anak hanya perlu diberikan ruang imajinasi & sedikit kobaran semangat utk mencapainya...
Hari yg menyenangkan