Tuesday, December 31, 2013

Asisten Rumah Tangga


Belom dua minggu si Tante mudik ke Manado and my Kamoro Home lookin' like a big mess, family member (now) suffering from mal-nutrition (eating junk food everyday) but the worst of all: I burnt my fingers terribly! Whoaaaa Tante I need you so bad... 

---

Those sentences are my twitters earlier today. I never realized that Tante could play such a big role in my family. Jaman pertama nikah dulu kan saya langsung boyongan ke Phoenix & semua orang Amerika jarang pake jasa housekeeper kecuali mereka kaya banget / millionare / sekelas Oprah Winfrey karena dulu tahun 2008 aja gaji housekeeper USD 8/hour. Selama hidup disana, sebanyak apapun anak yang dimiliki oleh suami istri, mereka ga pernah pakai jasa housekeeper lho, saya sering liat ibu-ibu jalan/nyetir sendiri bersama baby (or babies) bersamaan dengan stroller & car seat. Para Istri dan suami itu menitipkan anak mereka ke day care lalu bekerja atau karena tidak mau bayar day care yang mahal, salah satu pihak biasanya mengasuh anak sendiri dirumah dan bersedia untuk sementara waktu jobless. Mereka masak/beli makan sendiri, cuci baju & mengatur kebersihan rumah sendiri. 

Nah berangkat dari hal itu, saya pun perlahan-lahan jadi ibu rumah tangga yang mandiri, mengerjakan sesuatunya dengan tangan saya termasuk memasak (pekerjaan yang paling tidak pernah saya kuasai namun akhirnya bisa karena terbiasa melakukannya ihiyyyy) sendiri lho tanpa bantuan orang lain dengan satu kesadaran: karena saya melihat ibu ibu bule itu aja bisa kenapa saya gak bisa? Saya sampai terheran-heran kok bisa ya saya masak mie ayam, ikan kuah kuning, bubur Manado & cap cay sendirian dengan tangan saya sendiri :) hakhakahak ;) biasanya kan waktu remaja dulu taunya cuma dandan lalu mejeng di mall :)

Sampai ke Indo pun begitu, saya belum tertarik untuk memakai jasa housekeeper, setelah bekerja kantoran pun saya masih betah melakukan pekerjaan rumah tangga sendiri. Nah baru deh setelah setahun balik ke Indo dan melihat load pekerjaan saya makin lama makin parah lemburnya akhirnya saya memakai jasa housekeeper. Tujuannya untuk beberes rumah yang saya tinggalkan dari jam 7 pagi sampai jam 8 malam setiap hari non stop Senin sampai Jumat. Yup! Separah itulah load kerjaan saya sodara sodara! Jadi ga usah heran kalo sampe rumah dan saat weekend saya hanya mau tidur molor bobo sampe weekend berakhir :) Heng sampe heran karena kalo udah dirumah saya kok bisa molor sampe 2 hari 2 malem - the whole weekend non stop sleeping hakhakahakah :) emang pada dasarnya saya suka bobo banget alias PELOR - nemPEL bantal langsung moLOR nih saya :) lagian kan kerjaan juga gilingan padi sik load banyak & bikin stres jadi sampe pas weekend maunya tidoooorrrr :$"@?! *alesaannn 

Nah karena itulah akhirnya saya give up dan pakai housekeeper terutama untuk beberes rumah dan masak karena kasian kalo jam 5 Heng pulang kan ga ada yang siapin makanan (saya masih dikantor dan baru bisa pulang jam 8 malam, maklum Corporate Slave sik hihihihi). 

OK akhirnya dapat housekeeper pertama namanya X dan cuma bertahan 3 bulan karena saya gak sreg dengan kepribadian si X yang suka minta ini itu, apalagi gosip ini itu deuhhh mana kerjanya juga biasa aja pulak yaudah akhirnya yiukkk-dadahhh-bye-bye!!! 

Secara ga sengaja saya dapat info bahwa Tante Anne lagi cari majikan karena bos sebelumnya resigned. Katanya orang, Tante Anne jago masak. Dikarenakan harga catering disini mehi jali yasutra eijk telepati diese namun ternyata diese sutra punya majikan baru and refer temennya yang juga lagi nyari majikan namanya Tante Yeni. Nah pas ketemu sama si Tante Yeni ini perasaan kok rada pendiam orangnya dan kok agak judes ya? Yasutra karena eijk juga lagi butuh jadi gapapah kita hire si Tante Manado ini dirumah. Awalnya ga ada banyak topik pembicaraan antara saya sama si Tante karena selain saya sibuk mampus di kantor, juga karena tanpa dikasih perintah si Tante udah tau lho harus ngapain di rumah saya! Sampe takjub lihatnya karena rumah selalu bersih, gorden dicuci, pakaian Heng & saya selalu rapih, makanan enak selalu terhidang di rumah :) ya karena diese sutra tau kerja jadi eijk juga ga mau playing role as miss rempong bossy yang cerewet ini itu. 

Kalau boleh dibilang, saya senengggg banget dapetin Tante Yeni kerja di rumah! She'a like my real aunty. Helpful and kind-hearted. Doing every thing with NIAT. Banyak masalah antara majikan dan housekeeper sekarang kan karena dari kedua belah pihak ga ada niat untuk memiliki hubungan yang baik. 

Terus terang, hubungan saya dengan si Tante dasarnya adalah simbiosis mutualisme alias menguntungkan bagi kedua belah pihak karena jujur saja, saya membutuhkan Tante dan Tante juga pasti butuh saya. Sehingga saya berusaha agar hubungan kami terjaga dengan niat yang baik. Sampai sekarang pun walau saya sudah tidak bekerja, saya masih membutuhkan Tante untuk beberes & memasak terutama saat saya tidak di job-site, karena Tante yang akan taking care of Heng. Saya yakin Tante pun membutuhkan saya untuk kelangsungan hidup masa depannya. Butuh pekerjaan untuk menguliahkan anaknya & membangun rumah. Jadi sudah cocok kalo dibilang hubungan kita adalah simbiosis mutualisme :)

Anyway, prinsip yang selalu saya pegang adalah equality. Saya dan tentu saja Heng, selalu memperlakukan Tante sebagai keluarga. We don't treat her like a housekeeper, we treat her like our family member. She eats at the same table with us. Our relationship isn't just about get your job done. I don't even lock our bedroom or put my wallet on a deposit box. I bought her clothes or shoes or anything she likes every time we travel overseas. When I attend a cooking class I brought her with me to accompany not to babysit or to act like a bodyguard. When Heng having birthday she cooked the meal and join the party as a family member. 

And I think for the past 3 years, she's not only a housekeeper but more like a life's keeper to me. What I love most about her is her willingness to help or maybe her motherhood sense or the way she prepared food.... I could list every single thing that I love about her and I do respect her as my own aunty...

---

I miss her so bad because rite now she's having 3 weeks mudik and I have to do the dishes. Shit!!!! Get back here soon Tante, I miss your nasi bakar and Ikan Kakap Dabu-Dabu :)