Tuesday, November 12, 2013

Hey You!



Travelers Hotel at Sentani Jayapura Papua


Mister and I had a chance to stay in this new hotel on October 2013. We love the location in front of the big road and located right across the biggest shopping center in Sentani. The staffs are nice and friendly. The room is decent and clean. This is one of the best hotel in the capital city of Papua as they have large function room, artistic lobby, good restaurant (with wide variety of breakie menu) and one swimming pool to dip in after a hot sun bathing.

I love the idea that they keep many arts and crafts as wall or hanging decorations  with modern touch. 

It's a good feeling that we have this hotel near to my in laws' home! 






NY Style Bagel2 Kemang Jakarta


Holaaaa! So happy that last vacay we finally had a chance to hit Jln Benda Raya for NY Style Bagel2. Wow, the bagel tastes so damn good. What we love about this Bagel store is they are open for breakfast starts every morning at 7am and serve wide variety of bagel... Yummie...

Also affordable price and they deliver too ;) Mister busy man is happy with the bagel and the coffee. We bought some to bring to Papua! Bagels always remind us of Phoenix Arizona, our honeymoon venue... So happy to find one here in Jakarta.

Should give it a try Girls!







but the heart still care




...but the heart still care 

...thank you my sayang HBR

Mister Busy Man


Few of my friends noticed that Heng is a workaholic and if you don't believe it, I'd like to show you lots of pic showing him working whenever & wherever possible. There's something in his mind that made him so attached with workload. Strangely, he kinda enjoy being tortured with those workloads, he never complains, and never wanna (or even willing) to give up his job, no matter how hard his job is.

In fact that, he always feels irritated having weekend without checking his FMI emails. He even thinks that holidays are just a boring thing because he has to lay down do nothing with his mind full of work related content & my policy of "no-email-checking on holiday" is a big painful thing for him. So don't be surprise if I called him: Mister Busy Man....


He is happy for being busy...




Happiness


Happiness is simple. 
And to me, it is seeing Mister Busy Man sipping his cup of coffee and spending this afternoon together ♥



Mi Amooooorrrrr...
Mi Ciiiieeloooooo...

Yang tak pernah pergi...


Bukan tentang siapa yang kita kenal paling lama, atau mereka yang datang lebih dulu, atau yang paling perhatian dalam hidup kita. 

Tapi tentang siapa yang datang & tak pernah pergi... Mereka yang selalu ada untuk kita... Yang walaupun jauh namun tak pernah pergi... Selalu dekat di hati...

my resignation


It's been 5 months since I'm resigning and each month I would get regular phone call from my former boss not only asking this & that regarding job but also offers me to come back work for him. 

Flattered & honored. Yes I am. But as much as I love my former job, too bad that career isn't my first priority anymore... 

People change, so does priority.  I know most of my friend asking about my sanity regarding decision I've made. Rumors & gossips out there. But I like being what I'm being rite now. Stay at home wifey. Be with Heng most of time. Having my 24hour just for family without having my mind here & there. Completely being present...

Call me insane, but I am happier person now. 

It is as weird and as simple as that... 

Anak-anak ini...


At first people might think that I must have such a good heart by spending time volunteering here. Even I would've think of myself that way. And after getting myself involve deeper, I realized that I was wrong. Coz what truly happened is the kids actually helping me out from being materialistic & self-centered...

Karena tanah ini sudah terlebih dahulu memberkati saya. 

I am fulfill & blessed therefore, I've got so much love to give...



Yang satu itu...


Saya dikaruniai Tuhan dengan kemampuan bergaul dan beradaptasi dengan cepat. Karenanya, saya mampu membaca situasi dan hal-hal yang sensitif dalam waktu singkat. Sehingga tak heran bila banyak orang mengakui bahwa saya memiliki banyak teman, kenalan dan relasi kerja. Teman-teman saya tersebar di seluruh penjuru dunia, ada di belahan benua manapun dan dengan status sosial beragam. Banyak sekali jumlahnya, mungkin ratusan atau bahkan ribuan. Sangking banyaknya, sampai saat ini, di usia menjelang 30, saya sudah kesulitan mengingat nama orang. Terlalu banyak. Terlalu luas....

Tetapi... Tidak dengan semua teman dapat kita buka perasaan hati... Tidak dengan semua teman dapat kita curahkan keluh kesah hati... Karena tak semua orang bisa mengerti dan tak semua teman memiliki hikmat...

Dan ketika hari hendak berakhir, namun hati masih saja gundah, saya tak pernah merasa nyaman menghubungi teman. Pada akhirnya saya menyadari bahwa saya hanya memiliki keluarga sebagai pijakan kaki dan tumpuan untuk berdiri. Karena pada akhirnya saya mengerti bahwa tidak ada satu pun orang di dunia ini yang akan menyayangi, menghargai, mengerti dan mencintai kita tanpa syarat apapun, selain keluarga... 

Dan tak peduli betapa sangat kacau balau, berantakan, dan amburadulnya sebuah keluarga itu, tetap mereka sajalah yang akan selalu menerima kita... Tetap hanya mereka sajalah yang akan menyayangi tanpa mempertanyakan kata 'mengapa'. Tetap hanya mereka sajalah yang akan mengerti tanpa penjelasan apapun dari bibir kelu kita... Dan tetap hanya keluarga sajalah tempat kita untuk mengadu dan pulang...

Hanya mereka. Dan hanya mereka.... Tak ada yang lebih mengerti selain keluarga. Tak ada yang lebih berharga selain keluarga....

-----

One should be thankful to have a family...

(Terima kasih untuk Mama-Papa Woru, Mama-Papa Rumbino, Yola, Krista & Kees untuk dukungannya yang tiada henti untuk saya & Heng)

Tuhanku


Tuhanku,
bila pikiran & tuturku bercela
dan kehendak-ku jadi panduku,
ampunilah...

Seattle - Washington part 2


Senantiasa bersyukur. Tak pernah berhenti bersyukur dan akan selalu memiliki hati yang melimpah dengan syukur...

Saya ini diajak Heng untuk weekend di Sheraton Timika aja udah seneng apalagi diajak nemenin diese muter-muter US :) Ga pernah merasa capek walopun badan rasanya udah mau nyungsep selokan karena kurang tidur & jetlag ;) kebanyakan jalan di udara dingin sihhh hehehheeh :) 

Suka sama Seattle! Suka banget... Pingin balik lagi... Untungnya pas balik ke Indo, bos-nya Heng ternyata orang Seattle! Harus nih kesana lagi... And next time akan ke OroVille: rumah bosnya Heng yang super baik itu... Ya ampun dunia ini kecil ya... Sampe ke Seattle pun ada teman baik kita lho! Dan yang paling bikin ga nyangka: When you want something, all the universe conspires in helping you to achieve IT! Just believe My Friend...

Write down your dreams. Work hard. Pray hard. Discover the world. Believe. See it happens!





Seattle - Washington


Beberapa tahun lalu (sekitar bulan April tahun 2011) saya ingin sekali ke Seattle. Sangat ingin dan sangking inginnya, saya pernah menuliskannya secara blak-blakan dalam blog ini tanpa tau kapan akan terwujud dan apakah akan datang kesempatan itu... Tetapi memang benar dengan perkataan orang: 

"Becareful of what you wish for... Dreams do come true..."

Sepertinya saya harus amat sangat memperhatikan kata-kata yang keluar dari bibir dan juga mimpi yang tumbuh dalam hati saya, karena somewhat, it does come true! Paulo Coelho once said:  "When you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it..." 

Ada banyak sekali hal yang saya impikan telah terwujud satu demi satu, termasuk keinginan untuk suatu hari dapat berkunjung ke Seattle. Saat menuliskan ini, bulu kuduk tak berhenti berdiri dan memberikan rasa haru tiap kali mengingat keajaiban Sang Pemilik Semesta. Terima kasih Tuhan... Engkau sangat baik...

Dan bila teman-teman ingin tau, alasan apa yang membuat saya ingin sekali ke Seattle? Believe it or not, saya tak punya alasan spesifik apapun! Benar-benar hanya sebuah keinginan hati tanpa alasan yang mendasar seperti ini dan itu. Hanya sebuah keinginan untuk melihat kota itu! Sungguh merupakan alasan remeh-temeh plesiran semata. Saya tak punya saudara atau teman disana. Mungkin saya ingin kesana karena nama Seattle terkesan catchy dan keren di telinga. Mungkin saya ingin kesana karena dulu pernah melihat foto preweding orang yang bergaya diatas danau bersama pasangannya dan berlokasi indah. Mungkin saya ingin kesana karena di Seattle merupakan kedai kopi Starbucks pertama yang buka seantero jagat dunia. Mungkin saya ingin kesana karena pemandangan elok permai yang ditawarkan kota itu... 

Dan apapapun alasannya, saya sangat bersyukur dapat menghabiskan waktu beberapa hari disana bersama dengan Heng... Seattle merupakan tempat saya menemukan betapa mimpi dapat menjadi nyata. Dimana yang saya perlukan hanyalah percaya...

Terima kasih Tuhan...
Terima kasih juga untuk my sayang, HBR :) 











Weekend at Timika - Rimba Papua Hotel


Got to accompany Mister Busy Man with meeting and off to downtown for fresh coconut water & Sop Sodara Pangkep! Went back to Rimba for sun bathing and quick dip in the pool. Love this weekend so much... 







Tuesday, November 5, 2013

For My Sisters...


Kak Vero sayang Bella, Angel, Yola & Alexa...

Sayang banget....