Thursday, August 30, 2012

Mencintai Pagi

Aku mencintai pagi
Karna pagi selalu berteman dengan kicau burung pipit yang mengajakku menari

Aku mencintai pagi
Karna pagi selalu berteman dengan sinar matahari yang tak pernah kesal membuatku berkeringat

Aku mencintai pagi
Karna pagi selalu berteman dengan embun yang setia bertengger pada daun hijau, hanya dengan melihat itu, hatiku pun segar...

Aku mencintai pagi
Karna pagi selalu berteman dengan secangkir teh yang hangatnya tak pernah berhenti tuk menentramkan tubuhku...

Aku mencintai pagi
Karna pagi selalu berteman dengan semangat dan suka cita untuk memulai hari...

Aku mencintai pagi
Karna pada pagi selalu ada kesempatan untuk diri melakukan yang terbaik ;)

Friday, August 24, 2012

Rejeki Gak Jauh...


Aku pernah denger orang bilang kalau kita kerja bagus, rejeki itu gak jauh...

Dulu waktu aku masih kuliah, aku pernah melamar di perusahaan head-hunter asing, temenku Julise udah kerja disitu sebagai head-hunter junior dan dia yang nawarin aku kerja disitu, kantornya di WTC Sudirman, kalau ga salah itu tahun 2005 dan aku masih muda banget bahkan masih skripsi, aku masuk kantornya terkagum-kagum karna it's a fancy office, located at the heart of Jkta's CBD (central business district-nya bow...) aku sempet kaget waktu liat bos-nya Julise ternyata expat dari Prancis, lebih kaget lagi setelah denger bahwa seniornya Julise yang udah jadi head-hunter senior disitu kalau kerjanya mencapai target, bonusnya bisa hit puluhan juta :-) Wakkk Wauuww :-)

Jaman itu aku cuma bisa termehek-mehek liat gaya hidupnya Julise deh :-) Lebih kaget lagi pas tau seniornya Julise (Si Mbak cantik nan modis itu, ngeri banget deh masih muda tapi kok dia bisa pinter cari uang yak... Kerjanya pasti gila-gilaan hehehe).

Soalnya sodare-sodare udah pada tau kan, aku tipe perempuan yang pingin punya karir, suka banget kalau liat perempuan bekerja dengan bagus, independent dan diakui atas hasil kerjanya, pokonya bisa kenal dengan perempuan gila kerja gitu kan bener-bener bikin bangga :-)

Pas tahun 2006 aku kerja di Freeport Jkta, aku sempet diminta untuk handle acara kantor yang lokasinya di rumah Presdir. Suatu kehormatan besar karena dari event itu, aku bisa punya hubungan yang akrab dengan istrinya Presdir tsb. Selama beberapa hari aku dari pagi sampe larut malem di rumah sama Ibu sambil menangani acara itu. Satu hal yang aku inget adalah, sepanjang hari Ibu selalu nasehatin aku untuk kerja jujur. Jujur itu adalah ketika melakukan pekerjaan dengan setulus hati, sebaik mungkin, tanpa cacat-cela. Jujur itu adalah ketika kita being reliable to ourselves. Jujur itu adalah ketika kita datang terlambat ke kantor, kita mengganti jam kerja tsb dengan lembur yang sesuai. Jujur itu ketika kita berkata tidak untuk mengambil barang kantor yang bukan milik kita. Jujur itu ketika kita mengerjakan pekerjaan sebaik mungkin tanpa manipulasi data dengan alasan 'asal bos senang'. Jujur itu ketika kita berkata iya diatas iya dan tidak diatas tidak.

Waktu itu aku ga gitu ngerti, tapi sejalan dengan banyaknya load pekerjaan dan aneka rupa masalah pekerjaan yang datang silih berganti, aku selalu terngiang dengan nasihat Ibu. Beliau juga pernah bekerja sebagai karyawan senior dan mengantarkan suaminya ke puncak jabatan tertinggi di perusahaan tambang, semua kalimat dari bibirnya adalah sebuah petuah tiada tara, tak ternilai harganya untuk aku. Ketika pekerjaan numpuk dan rutinitas mulai bikin jenuh, aku selalu inget kata-katanya Ibu: bekerja dengan jujur...

Aku kadang sering dongkol, idih kok orang itu bisa promosi sih, padahal kerjanya kan biasa ajah... (Heng bilang, ga bole iri sama rejeki orang heuheuheu). Aku juga sering mangkel, karena beberapa kali bonus tahunan yang aku dapat kok jumlahnya SEGI yak :-) Segitu-gitu ajah hahahha :-) Tapi etapiiii ternyata pas 16 Agustus kemarin aku baru nyadar tentang sesuatu:

1. Aku dapet SMS Banking, isinya: jumlah bonus tahunan yang jumlahnya fantastis abisss, aku sampe tergagap liatnya speechless ga bisa ngomong, keknya dengan hanya pake uang itu aja udah bisa beli tas Coach 10 bijik hihihi :-)

2. Bosku sms: "Nis, itu bonus hasil kerja keras kamu selama ini, terima kasih sudah support saya ya!"

3. Bos kirim sms lagi: "Nis, slama ini bonus kamu ga gitu gede karena selain kamu baru bergabung dengan departemen kita, saya perlu pertimbangkan karyawan senior lain yang bekerja sebagai kepala rumah tangga" :-) :-) :-)

---------------

Yukkk mareee...
Aku abis speechless langsung mao pingsan!

Alhamdulilah, sesuatu banget deh kalao ternyata selama ini hasil kerja kita dihargai oleh orang :-)

Terus terang, aku sudah rela kalau misalnya dapet bonus dengan jumlah kecil, aku cukup tau diri, aku rela bila hasil kerjaanku untuk kepala rumah tangga lain yang senior... Kadang uang bukan sesuatu yang penting untuk kita kejar, terutama saat kita sudah asyik dan tenggelam dengan ritme pekerjaan. Aku sendiri merasa sudah sangat cukup dengan gaji dan THR yang aku dapat. Ehhh ternyata disaat kita rela, malah hal yang gak disangka-sangka kejadian... Aku inget banget kata-kata kalau kita kerja bagus dan jujur, rejeki gak jauh... Sekarang, aku makin percaya dan makin semangat kerja... Uang bukan sesuatu yang penting, namun saat ini aku melihatnya sebagai suatu bentuk penghargaan dan pengakuan terhadap hasil kerjaanku, bagiku ini merupakan sebuah tanda terima kasih untuk semua pontang-panting dan jungkir balik yang telah aku lakukan...

Let's just keep on doing the best, the rest will follow...

Heng pernah bilang, biarkan hasil kerjaanmu yang speak up untuk dirimu. Kamu boleh jago ngomong di depan umum, boleh jago kritik ini atau itu, tapi kamu ga boleh lupa dengan job-desc-mu yang sebenarnya. Selalu lakukan yang terbaik. Kalau kamu seorang engineer, do your main responsibility as an engineer, make sure the line up, and get the project done on time. Kalau kamu sekertaris, do your best service and admin job perfectly. Begitu juga dengan kerjaan lain...

Aku selalu percaya, ada sesuatu yang baik menanti kita bila kita selalu melakukan hal yang baik :-)

Dan segala hal yang baik itu selalu dimulai dari diri sendiri...


Kita mulai yuukkk :-)

My Hair Story

Do you happen to know, behind a beautiful and successful woman there's always a gay man who stands for her ;)

I've known Ancis since I first worked at Freeport on mid of 2006, I know him from my BFF. There are not much hair stylist in Jkta could cut curly type of hair, therefore since I first met him I find kind of connection not only in a professional way but also we share some personal private life ;)

Our relationship grow stronger as I oftenly go to his salon to cut or doing other hair treatment as well as having him put some crazy wild color on my hair ;)

Ancis is the one who told me to pray every morning to express our gratitude from our Creator... We are no angel, we're sinner but thru our friendship we find encouragement to each other...

Wanna meet him? Well I'm not telling you bullshit but he's always on the run, book a schedule first and come.. He's at Indra Kusuma Salon at Plaza Semanggi, off day is Tuesday. He's good on cutting curly hair or doing crazy color :)

Thursday, August 23, 2012

Some Songs Are Made Just To Melt Your Heart...


I don't know why but I think, some songs are just so click in to your head, so that every time you listen to it, you feel like the melody and the lyric melt your heart right away...

I kinda miss Phoenix every time i hear those though :-)

Here are my all time songs: As I Lay Me Down from Sophie B Hawkins and If You Leave Me Now from Chicago.

Go browse them on Youtube, enjoying it with a cup of tea :-)

------

As I Lay Me Down - Sophie B Hawkins


It felt like spring time on this February morning
In the courtyard birds were singing your praise
I'm still recalling things you said to make me feel alright
I carried them with me today, Now

As I lay me down to sleep
This I pray
That you will hold me dear
Though I'm far away
I'll whisper your name into the sky
And I will wake up happy

I wonder why I feel so high
Though I am not above the sorrow
Heavy hearted
Till you call my name
And it sounds like church bells
Or the whistle of a train
On a summer evening
I'll run to meet you
Barefoot barely breathing


It's not too near for me
Like a flower I need the rain
Though it's not clear to me
Every season has its change
And I will see you
When the sun comes out again


----


If You Leave Me Now - Chicago

If you leave me now, you'll take away the biggest part of me
Uh uh uh uh no baby please don't go
And if you leave me now, you'll take away the very heart of me
Uh uh uh uh no baby please don't go
Uh uh uh uh girl I just want you to stay

A love like ours is love that's hard to find
How could we let it slip away
We've come too far to leave it all behind
How could we end it all this way
When tomorrow comes and we'll both regret
The things we said today

A love like ours is love that's hard to find
How could we let it slip away
We've come too far to leave it all behind
How could we end it all this way
When tomorrow comes and we'll both regret
The things we said today

If you leave me now, you'll take away the biggest part of me
Uh uh uh uh no baby please don't go
Uh girl, just got to have you by my side

Uh uh uh uh no baby, please don't go



Wednesday, August 22, 2012

A cup of Coffee


Coffee and Love are served best when They're HOT....

...and an avocado cake from Starbucks is a bliss...


Saturday, August 18, 2012

My Breakfast Story

Udah berapa waktu belakangan ini aku sama Heng lagi seneng-syenengnya having Breakfast di The Signatures Restaurant at Hotel Indonesia Kempinsky ;) dulu waktu aku masih remaja ciehhh ellahhh ;) kalo gak salah tahun 2000 aku pernah ikutan kontes model dan karantinanya di Hotel Indonesia tapi Belom sebagus sekarang sih ya, walopun emang dari dulu ini hotel emang famous as one of Indonesia's landmark building secara yg merancang kan Bung Karno dengan design Art Deco ya :) sampe sekarang pun unsur Art Deco juga masih dipertahankan... Bahkan di pintu masuk restonya ditempel prasasti tulisan puisi dari Bung Karno...

Heng seneng banget kesini karena makanannya lengkap, segala makanan Indo ada deh termasuk aneka kue dan roti, tempatnya juga nyaman bgt utk meeting point. Ada beberapa foto Bung Karno dipajang besar besar di dinding resto, termasuk foto Bung Karno bersama Marilyn Monroe ;)

Banyak yang bilang, the signature dish dari resto ini adalah bubur ayam, katanya jaman dulu, Bung Karno seneng makan bubur ayam disini, emang pas aku cobain sih yummiie banget...

Aku seneng sama setting buah buahannya karna mirip fruit festival di pasar ;) mirip dengan slogan Indonesia: Gemah Ripah Lohjinawi :) love it...

Kita paling seneng karna kalo mall kan baru buka jam 10, sedangkan resto ini pagi pagi jam 6 juga udah buka ;) jadi sebelum nge-mall bisa kesini dulu hehehe ;)

Ayo kesana, cobain kuliner di gedung landmarknya Indonesia yah ;)



Saturday, August 11, 2012

Never Forget Where You Came From...


I was invited to a private party from Heng's good friend at work. Our friend is actually having a great position as an assistant manager, with many of his colleague and sub-ordinate coming to his house.

As I enjoying the party, I suddenly distract by a young woman, early twenties, pretty face, with a fresh smile. She's a actually new in town and she's working for our friend. At my first glance of her, I wasn't really think of anything except that the thought of this pretty young lady is new in town.

But as I rush into the kitchen to find a glass of water, I saw this young lady washing dishes with her friend, taking care of the food, arranging things, making sure that the party is in a right track. I saw her making effort to help her boss.

I saw her energy.

I saw her beauty.

And there I stood plain.

---

I suddenly saw flashback of memories in the old days...

Back on 2006, I was absolutely nothing in this company. I remember the first day of my work. I remember the first company gathering that I take care of, company party's that my boss got me involved with. From big event to a private company event. Nothing so special about me. Just an ordinary girl who wants a better living by having a job. Just like another working class type of girl.

---

Malam itu mengingatkan saya kembali pada sebuah masa lalu, masa dimana saya masih mendaki bukit cita-cita, masa dimana saya dibentuk dari 'bukan siapa-siapa' menjadi 'seseorang'. Saya hanyalah gadis berusia 22 tahun yang bekerja dan berkenalan baik dengan seorang istri direktur karena diminta untuk membantu mengatur jalannya event dari kantor.

Ketika itu, saya sama seperti gadis itu. Lugu, polos, tanpa ambisi apa-apa. Datang ke event kantor hanya untuk bekerja, membantu boss dan mendapatkan tambahan overtime, lalu pulang ke rumah. Tanpa tendensi apapun. Hidup saya mengalir apa adanya, hingga Tuhan mempertemukan saya dengan Heng.

Saya tak punya mimpi apapun untuk menjadi 'apa' dan 'siapa'. Jangankan bermimpi, lha wong tidur aja gak bisa! Saya ini kebanyakan pikiran, kebanyakan masalah, makanya gak berani mimpi tinggi-tinggi, takut mimpinya mentok diatap rumah :-)

Ketika itu, hidup hanya sebatas pekerjaan dan rumah. Hanya sebatas kantor Kuningan dan rumah Cijantung. Tidak lebih...

Sampai satu hari, Tuhan mengubahkan hidup saya lewat seorang yang bernama Heng. I was meaningless until I met him. God has turned my life into something fancy :-)

I cudn't stop thanking The Lord for all of his blessings. I cudn't stop thanking Him for all the beautiful things that happened in my life...

Up until today, I keep on wondering:

Tuhan, kenapa saya...

---

Tapi kata orang, tidak boleh bertanya terlalu banyak, bila sudah rejeki, syukuri, pahami keinginanNya, dan nikmati saja.



....and one thing for sure: never forget where you came from...