Saturday, July 14, 2012

Honey, Let it Slide...


Tahun 2012 sudah memasuki bulan Juli dan Heng sudah menolak 4 tawaran bekerja overseas. Tawaran pertama datang pada bulan Januari 2012 dari perusahaan konsultan tambang yang berlokasi di Perth Australia. Kami sepakat menolaknya karena masih betah kerja di perusahaan yang sekarang. Lagipula, Heng just got a promotion to a higher management position, jadi kita rada-rada ga enak kalo harus resign...

Tawaran kedua datang dari perusahaan tambang yang beroperasi di Queensland Australia. Paket renumerasinya menarik karna gaji yang ditawarkan benar-benar menggiurkan apalagi dengan nilai tukar AUD terhadap IDR yang lebih tinggi dibanding dengan USD. Paket yang ditawarkan juga menarik karena meliputi Pension Plan, Medical Coverage dan Roster Leave dengan perhitungan 8 hari kerja di site dan 6 hari off di Brisbane atau bisa juga pilih menetap di site dengan biaya rental home, electricity and water supply dibayarkan oleh perusahaan. Lagi-lagi, dengan alasan masih betah kerja di perusahaan yang sekarang, kami sepakat untuk mundur dari tawaran tersebut (sebenernya Heng berat hati sih karna Heng seneng banget sama job desc kerjaannya dan perusahaan tambang tsb salah satu perusahaan tambang tembaga terbesar didunia) tapi karna Heng mau dengerin kata hatiku yang masih betah di Tpra, heheheh akhirnya dia dengan berat hati menolaknya...

Tawaran ketiga datang dari perusahaan tambang di Queensland (lagi-lagi Queesnland yang indah itu sodara-sodara...) pas site visit kesana, alamakjang bener-bener indah euy suasananya juga gak terlalu jobsite banget, deket dengan kota, deket dari Indo. Paket renumerasi dan benefit yang ditawarkan juga bener-bener manteb! Tetapi oh tetapi, Heng dapet rejeki dari perusahaan yang sekarang berupa home loan :-) jiahhh :-) walopun kalo ga dapet home loan pun kita juga ga akan resign sih soalnya kita emang enjoy sama-sama kerja disini, apalagi Heng masih cinta-cintanya dengan proyek pastefill yang dia bangun sejak 2009 lalu... Proyek million US dollar ini bener-bener membuat dia tertantang dan sekaligus bukti aktualisasi diri bahwa dia mampu mengerjakan perkawinan ilmu tambang, konstruksi-sipil dan tehnik mesin (dia kan dulunya kerja di engineering tambang dan development tambang) tapi di proyek ini, dia belajar dari nol tentang tehnik konstruksi-sipil dan tehnik mesin (which is a brand new thing for him), beberapa kali jatuh bangun dengan proyek ini tapi akhirnya jalan dan running for production... Ini adalah sesuatu yang membanggakan buat Heng, sehingga ga mudah untuk melepaskan proyek ini begitu aja... That's why we decided to stay.

Tawaran keempat dari perusahaan tambang yang site-nye di Udaipur India :-) Heng ditawarin jadi salah satu tenaga expatriate di bidang pastefill. Kecenderungan tambang saat ini mengarah kepada orientasi produksi tambang yang ramah lingkungan, salah satu metode pemnambangan tersebut adalah pastefill. Di seluruh dunia ini, pastefill engineer jumlahnya masih langka karena metode ini masih terbilang baru sehingga masih sedikit engineer yang punya kesempatan untuk mempelajari dan terlibat langsung untuk berkecimpung didalamnya. Heng sangat beruntung pada tahun 2009 lalu diberi kesempatan untuk memimpin proyek pastefill dan terpapar langsung dengan kegiatan operasionalnya. Pengalaman dan keahlian ini yang buat Heng dihargai dan dicari oleh perusahaan tambang lain yang hendak membuka proyek pastefill, termasuk perusahaan yang ada di Udaipur. Paket renumerasinya wow bombastis, tiap bulan bila dirupiahkan, kita bisa beli Avanza baru nih heheheh :-) jadi kalo setahun tinggal di Udaipur brati bisa beli 12 Avanza baru heheheh :-) Asiknya juga Udaipur itu kota budaya, danaunya indah dan pemandangannya bagus... Lokasinya hanya beberapa jam dari New Delhi. Udaipur merupakan salah satu cagar budaya dan destinasi turis manca negara karena banyak peninggalan kerajaan India. Aku pingin banget punya kesempatan belajar Yoga bila akhirnya kita mengambil tawaran ini. Tapi kita sudah sepakat, Heng belum bisa meninggalkan proyek pastefillnya, jadi kita masih akan stay disini untuk kerja dan sekaligus melayani. Heng bilang, kalau dia resign berarti dia sudah pastikan ada engineer Lokal & Papuan yang bisa running dan bisa mandiri untuk ngerjain proyek ini tanpa masalah. Tapi sepertinya waktu untuk resign bukan sekarang karena engineer Lokal & Papuan masih butuh guidance dari Heng. Expertise dan coordination skill yang dimiliki Heng perlu dibagikan kepada mereka selama beberapa waktu...

Kalo boleh jujur, dulu waktu kita baru balik dari Arizona, rasanya aku yang paling ga betah tinggal disini, tiap malem aku bilang ke Heng untuk pindah kerja overseas. Sekarang malah kebalik, Heng yang pingin mengembangkan sayap sedangkan aku yang dalam keadaan pingin stay lama disini...

Mindset ternyata bisa berubah ya...

Bukannya aku ga mau tinggal di luar negri tapi kalo harus jauhan lagi dari keluarga, harus mulai dari awal, harus adapatasi lagi mah aduh-aduh repot...

Heng bilang gini: "Nisye, ayok mumpung masih muda kita melanglang buana, liat dunia lain, buka wawasan, tunjukin sama dunia bahwa orang Papua bisa jadi world class engineer, orang Papua juga bisa mumpuni dengan kerjaan dan tanggung jawabnya, orang Papua juga mampu dan dihargai setara expatriate karena expertie dan skill-nya..." Dan dengan Sepenuh hati aku mendukung Heng...

Tapi gimana dong... Aku udah pewe disini, udah betah banget kerja dan tinggal disini... Udah punya banyak temen yang seperti sodara... Hidup berkecukupan, apa-apa gampang, kalo cape kan tinggal minta Tante Yeni ART-ku (asisten rumah tangga) untuk beberes rumah & masak, kalo cape nyetir kan tinggal telpon driver untuk anter, kalo ortu sakit, tinggal pesen Airfast ke Jkt atau transfer uang by sms banking, bayar tagihan KPR & tlp tinggal pake sms banking, susah dapet tiket tinggal telp temen-temen di Airfast, dikasih seat special pula selama perjalanan :-) Tiap turun helikopter selalu dikasih first flight, mau booking resto selalu dikasi menu special dengan seat full view, kalo ada gereja minta sumbangan, aku tinggal minta Heng galang dana ke temen-temen, kalo mau mam apa aja khas indo, dan western food pun ada :-) Lagipula kalo tinggal di Indo kan lebih gampang untuk ngurus bisnis properti kita hheheheh :-) Semuanya ada dalam satu jangkauanlah...


hihihihi :-) Aneh banget ya... Aku masih merasa lucu dengan perubahanku ini :-)

Dulu itu Nisye yang adventurer dan Heng yang comfort seeker. Sekarang malah kebalik.

Tapi pesennya Heng cuma satu: Honey, Let it slide... If you wanna stay, let's stay and don't complain. If you think it doesn't suit you, let's go and find things that make us happy...

Hidup cuma sekali, terlalu indah untuk dilewatkan. Mari kita nikmati setiap riuh redamnya.

Setuju! Aku Setuju!

Kalo begitu, Let's embrace life!