Sunday, July 15, 2012

Mengenal Yu Sing


Hampir saban weekend aku nonton acara arsitektur di TV. Sudah 2 kali design rumah tropikal karya Yu Sing membuat hati kepincut dag-dig-dug. Kemarin pada salah satu episode Dulux Let's Color, Yu Sing memperkenalkan konsep rumah tropis diatas lahan 200meter lengkap dengan kolam renang yang apik dan taman di area roof top. Design yang out of the box ini datang dari Yu Sing, pria yang mengenyam ilmu arsitektur dari ITB angkatan 94. No wonder why dia begitu mengakar, background sekolahnya makkk ga nahan... hihihi :-)

Langsung dong aku browsing namanya di google. Ternyata beliau punya blog yang wajib dikunjungi, karya design serta tulisan buah pikirannya tertuang jujur dan begitu mengena dihati pada blognya:

http://rumah-yusing.blogspot.com

Habis browsing, aku langsung ngadu ke Heng, eh ternyata Heng emang kenal sama seniornya itu hihihi :-) Sesama anak ITB (walopun Heng dari Tambang), tapi emang harus saling kenal, apalagi paling happy kalo punya banyak kenalan arsitek kan hehehe :-) Aku jatuh cinta sama keluhuran hati seorang Yu Sing dan komitmennya untuk membangun rumah murah bagi rakyat, juga idealismenya mengenai konsep arsitek yang tidak melulu harus menjadi miliknya orang kaya, aku terpesona dengan design arsitekturnya yang terilhami dari rumah adat dari berbagai daerah di Indonesia seperti Rumah Betang, Rumah Panggung, Rumah Terapung, dsb.

Kalau boleh berkhayal, pingin deh punya rumah (lagi) yang designnya menggunakan jasa pemikiran seorang arsitek nasionalis yang filantropis ini.

Jangan lupa mampir ke blog beliau dan menemukan cerita inspiratif tentang arsitektur rumah Indonesia.


*image taken from indesignindonesia.com

Saturday, July 14, 2012

Marche Restaurant

I had a great time having diner with My BFF: Carolyne Tobing my best friend forever at Marche Plaza Senayan few days ago. Went to Jakarta for a short break while Heng is busy golfing at Jogjakarta, I'm having Olyne to accompany me the whole day :-)

Marche is a Swiss-Oriented Resto. Semacam tempat makan fancy dari Swiss tapi suasana resto-nya di-setting seperti sedang berada dalam pasar Swiss... Ada cake shop, juice bar, steak bar, all kinds of soup & salad, pasta lovers and other tempting food. You could also find Marche at Grand Indonesia.

Setelah beberapa kali kesini, aku menetapkan pilihan: suka sama apple cake, chicken steak, mushroom soup dan ikan seabrass-nya... Jus jambu, orange & pepayanya juga enak :-)




Honey, Let it Slide...


Tahun 2012 sudah memasuki bulan Juli dan Heng sudah menolak 4 tawaran bekerja overseas. Tawaran pertama datang pada bulan Januari 2012 dari perusahaan konsultan tambang yang berlokasi di Perth Australia. Kami sepakat menolaknya karena masih betah kerja di perusahaan yang sekarang. Lagipula, Heng just got a promotion to a higher management position, jadi kita rada-rada ga enak kalo harus resign...

Tawaran kedua datang dari perusahaan tambang yang beroperasi di Queensland Australia. Paket renumerasinya menarik karna gaji yang ditawarkan benar-benar menggiurkan apalagi dengan nilai tukar AUD terhadap IDR yang lebih tinggi dibanding dengan USD. Paket yang ditawarkan juga menarik karena meliputi Pension Plan, Medical Coverage dan Roster Leave dengan perhitungan 8 hari kerja di site dan 6 hari off di Brisbane atau bisa juga pilih menetap di site dengan biaya rental home, electricity and water supply dibayarkan oleh perusahaan. Lagi-lagi, dengan alasan masih betah kerja di perusahaan yang sekarang, kami sepakat untuk mundur dari tawaran tersebut (sebenernya Heng berat hati sih karna Heng seneng banget sama job desc kerjaannya dan perusahaan tambang tsb salah satu perusahaan tambang tembaga terbesar didunia) tapi karna Heng mau dengerin kata hatiku yang masih betah di Tpra, heheheh akhirnya dia dengan berat hati menolaknya...

Tawaran ketiga datang dari perusahaan tambang di Queensland (lagi-lagi Queesnland yang indah itu sodara-sodara...) pas site visit kesana, alamakjang bener-bener indah euy suasananya juga gak terlalu jobsite banget, deket dengan kota, deket dari Indo. Paket renumerasi dan benefit yang ditawarkan juga bener-bener manteb! Tetapi oh tetapi, Heng dapet rejeki dari perusahaan yang sekarang berupa home loan :-) jiahhh :-) walopun kalo ga dapet home loan pun kita juga ga akan resign sih soalnya kita emang enjoy sama-sama kerja disini, apalagi Heng masih cinta-cintanya dengan proyek pastefill yang dia bangun sejak 2009 lalu... Proyek million US dollar ini bener-bener membuat dia tertantang dan sekaligus bukti aktualisasi diri bahwa dia mampu mengerjakan perkawinan ilmu tambang, konstruksi-sipil dan tehnik mesin (dia kan dulunya kerja di engineering tambang dan development tambang) tapi di proyek ini, dia belajar dari nol tentang tehnik konstruksi-sipil dan tehnik mesin (which is a brand new thing for him), beberapa kali jatuh bangun dengan proyek ini tapi akhirnya jalan dan running for production... Ini adalah sesuatu yang membanggakan buat Heng, sehingga ga mudah untuk melepaskan proyek ini begitu aja... That's why we decided to stay.

Tawaran keempat dari perusahaan tambang yang site-nye di Udaipur India :-) Heng ditawarin jadi salah satu tenaga expatriate di bidang pastefill. Kecenderungan tambang saat ini mengarah kepada orientasi produksi tambang yang ramah lingkungan, salah satu metode pemnambangan tersebut adalah pastefill. Di seluruh dunia ini, pastefill engineer jumlahnya masih langka karena metode ini masih terbilang baru sehingga masih sedikit engineer yang punya kesempatan untuk mempelajari dan terlibat langsung untuk berkecimpung didalamnya. Heng sangat beruntung pada tahun 2009 lalu diberi kesempatan untuk memimpin proyek pastefill dan terpapar langsung dengan kegiatan operasionalnya. Pengalaman dan keahlian ini yang buat Heng dihargai dan dicari oleh perusahaan tambang lain yang hendak membuka proyek pastefill, termasuk perusahaan yang ada di Udaipur. Paket renumerasinya wow bombastis, tiap bulan bila dirupiahkan, kita bisa beli Avanza baru nih heheheh :-) jadi kalo setahun tinggal di Udaipur brati bisa beli 12 Avanza baru heheheh :-) Asiknya juga Udaipur itu kota budaya, danaunya indah dan pemandangannya bagus... Lokasinya hanya beberapa jam dari New Delhi. Udaipur merupakan salah satu cagar budaya dan destinasi turis manca negara karena banyak peninggalan kerajaan India. Aku pingin banget punya kesempatan belajar Yoga bila akhirnya kita mengambil tawaran ini. Tapi kita sudah sepakat, Heng belum bisa meninggalkan proyek pastefillnya, jadi kita masih akan stay disini untuk kerja dan sekaligus melayani. Heng bilang, kalau dia resign berarti dia sudah pastikan ada engineer Lokal & Papuan yang bisa running dan bisa mandiri untuk ngerjain proyek ini tanpa masalah. Tapi sepertinya waktu untuk resign bukan sekarang karena engineer Lokal & Papuan masih butuh guidance dari Heng. Expertise dan coordination skill yang dimiliki Heng perlu dibagikan kepada mereka selama beberapa waktu...

Kalo boleh jujur, dulu waktu kita baru balik dari Arizona, rasanya aku yang paling ga betah tinggal disini, tiap malem aku bilang ke Heng untuk pindah kerja overseas. Sekarang malah kebalik, Heng yang pingin mengembangkan sayap sedangkan aku yang dalam keadaan pingin stay lama disini...

Mindset ternyata bisa berubah ya...

Bukannya aku ga mau tinggal di luar negri tapi kalo harus jauhan lagi dari keluarga, harus mulai dari awal, harus adapatasi lagi mah aduh-aduh repot...

Heng bilang gini: "Nisye, ayok mumpung masih muda kita melanglang buana, liat dunia lain, buka wawasan, tunjukin sama dunia bahwa orang Papua bisa jadi world class engineer, orang Papua juga bisa mumpuni dengan kerjaan dan tanggung jawabnya, orang Papua juga mampu dan dihargai setara expatriate karena expertie dan skill-nya..." Dan dengan Sepenuh hati aku mendukung Heng...

Tapi gimana dong... Aku udah pewe disini, udah betah banget kerja dan tinggal disini... Udah punya banyak temen yang seperti sodara... Hidup berkecukupan, apa-apa gampang, kalo cape kan tinggal minta Tante Yeni ART-ku (asisten rumah tangga) untuk beberes rumah & masak, kalo cape nyetir kan tinggal telpon driver untuk anter, kalo ortu sakit, tinggal pesen Airfast ke Jkt atau transfer uang by sms banking, bayar tagihan KPR & tlp tinggal pake sms banking, susah dapet tiket tinggal telp temen-temen di Airfast, dikasih seat special pula selama perjalanan :-) Tiap turun helikopter selalu dikasih first flight, mau booking resto selalu dikasi menu special dengan seat full view, kalo ada gereja minta sumbangan, aku tinggal minta Heng galang dana ke temen-temen, kalo mau mam apa aja khas indo, dan western food pun ada :-) Lagipula kalo tinggal di Indo kan lebih gampang untuk ngurus bisnis properti kita hheheheh :-) Semuanya ada dalam satu jangkauanlah...


hihihihi :-) Aneh banget ya... Aku masih merasa lucu dengan perubahanku ini :-)

Dulu itu Nisye yang adventurer dan Heng yang comfort seeker. Sekarang malah kebalik.

Tapi pesennya Heng cuma satu: Honey, Let it slide... If you wanna stay, let's stay and don't complain. If you think it doesn't suit you, let's go and find things that make us happy...

Hidup cuma sekali, terlalu indah untuk dilewatkan. Mari kita nikmati setiap riuh redamnya.

Setuju! Aku Setuju!

Kalo begitu, Let's embrace life!

Sunday, July 1, 2012

Jun Njan Seafood



Culinary adventure di Jakarta belom lengkap kalo belom mampir ke Jun Njan Seafood. Udah 2 tahun belakangan ini aku ketagihan sama Udang Telor Asin, Ikan Asam Manis dan Kangkung Cah Bawang Putihnya Jun Njan Seafood...

Bumbunya berasa banget... Restonya bersih dan pelayannya baik-baik. Aku sama Heng paling sering ke cabangnya di Gran Indonesia dan Living World Serpong :-) Entah kenapa, astmosphere di resto ini slalu enak, bikin betah untuk lama-lama duduk sambil nyeruput chinese tea yang free flow heheheh :-)

These are my fave menu:
Sup Asparagus
Udang Telor Asin
Ikan Asam Manis
Ikan Bumbu Rujak
Sayur Baby Buncis
Kangkung Cah Bawang Putih

Cobain ya Guys! Worth the money...

Kay Marshall, My Yoga Guru





I'm thanking Kay for letting myself out finding options to daily exercise other than treadmill or cross trainer. I was doing my treadmill routine when one of my friend asked me to join Kay Marshall's Yoga class. After my first session with Kay, I couldn't stop my heart to fall in love with Yoga. She taught me Ashtanga Yoga (very calm and encouraging motions) and I never missed her class, not even once... Ashtanga motion is like a fresh water that my body needs in the middle of the desert of routine job. Doing Yoga energizing my tired soul, bringing me back to the center of yin and yang.

As I fall in love more into Yoga, I discovered Bikram (Hot Yoga) and Iyengar at Jakarta. I learned and soaked them up like a sponge. Loving all this Yoga thing more and more now.

I never thought that I could fall in love deep like this since Yoga isn't a new thing for me but doing the movements and the poses really helping me to get in the mood of doing work :-)

Plan to take 2 weeks off to learn Yoga in Bali, get a certification and teach Yoga someday when I grow old :-) One day. Surely one day I will...

Have you try Yoga yet? Well, you should!

Sometime, you should listen to your body, appreciate each part of your body by giving it some calm moment and relaxation for a bit...

Namaste...