Monday, May 7, 2012

and when you go I will remember...

Ini nih yang namanya Prita Setiyani, yang mau bantuin saya balik kerja lagi ke Freeport, yang percaya bahwa saya bisa lulus tes SHL, yang meyakinkan bos bahwa saya mampu kerja di Industrial Relations, yang tiap jam 11.30 nelponin untuk ngajakin makan siang bareng teman-teman... Ini nih yang namanya Prita Setiyani, yang percaya bahwa mimpi selalu dapat diraih dengan keuletan dan kerja keras, yang suka belanja tas dan baju tapi juga gila kerja, yang selalu produktif, yang selalu punya keinginan jadi perempuan bekerja dan memiliki karir, yang selalu menginspirasi saya untuk jadi ibu rumah tangga sekaligus mampu diandalkan di kantor... Mbak Prita yang ngajarin bikin contract di system kantor sampe nemenin milih catering masakan rumahan. Mbak Prita yang sama-sama penggila fashion, kami yang rela kerja sampe malem, lembur sampe weekend demi gaji dan bonus yang akhirnya akan kami belikan tas Coach dan sepatu. Mbak Prita yang seneng Zara dan Mango. Mbak Prita dan saya yang sama-sama bercita-cita punya bisnis resto dan butik di-usia 40an. Mbak Prita dan saya yang sama-sama berjanji akan resign satu saat nanti ketika suami kita sudah pada level jabatan Vice President... Mbak Prita dan saya yang sama-sama lahir dan besar di Jakarta lalu menikahi insinyur tambang namun tak pernah menyesal terdampar di satu kota tambang... Yang sama-sama merasa bahwa pekerjaan adalah suatu bentuk pelayanan... Mbak Prita dan saya yang sama-sama seperti saudara kandung, yang saling kangen apabila salah satu dari kami sedang cuti... Love you Mbak... Enough saying... This isn't goodbye. Some people could come and have a relationship with us for years... But only a few will left a mark.. and you.. You're one of my best Mbak... Take care and let's embrace life :-) (*sehabis nangis setelah dapet BBM pamitan dari Mbak Prita)