Monday, February 27, 2012

saya buta

"ada beberapa orang di dunia ini yang diciptakan hanya untuk berdiam di daerah tertentu..."

sulit untuk dipercaya!

horor!

tapi itu adalah kenyataan.

alam dapat berbahasa sejelas dan sejernih ucapan kalimat manusia.

jagat raya telah menuliskan semuanya pada langit-langit biru


---

dan saya buta tak dapat membaca semua tanda itu....

Thursday, February 23, 2012

Why Can't I Be Normal, Just Like Other Full-Time House Wife

"dan kapan kamu mau jadi ibu rumah tangga?"

---

Itu selalu jadi pertanyaan Heng tiap liat gue lagi bete sama kerjaan (atau pas muke gue betekuk cemberut gara-gara kerjaan) dan dari semua pertanyaan yang ada di dunia ini, hanya itu aja yang gak pernah bisa gue jawab.... Gue gak pernah bisa jawab karna jaman dulu kala gue pernah janji kalo Heng promosi jadi alternate manager, gue bakal dengan senang hati resign. Nah lho, kejadian dong toeh kemaren, diese baru aja promosi. Trus Heng nagih janji gue, dan kali ini, gue masih belom siap untuk resign, alias dengan kata lain, gue ingkar... Dan gue bikin komitmen baru lagi ke Heng: "Yaudah dah Beb, nanti kalo kamu jadi VP baru deh kamu liat surat resign aku..." uhuk-uhuk keselek batuk, kek bener aja nih yeee... Gue sih berharapnya satu hari nanti gua bisa punya mental jadi ibu rumah tangga... Amin...

Kalo gua inget-inget lagi, sejak gua nikah sama Heng, mau kita tinggal di kota besar atau kota kecil, pasti dah gue rengek-rengek minta kerja...

Dulu pas baru nikah, gue gak mau resign dari Fr**port Jakarta, pokonya gue kekeuh tetep mau kerja walopun sejujurnya gaji gue waktu itu bener-bener seupil dibanding uang yang dikasih Heng tiap bulan. Maklum makkk, waktu itu pan gue masih kacang-kacang qiqiqiiqqi :-) Nah, pas kita pindahan ke Phoenix juga gitu, baru nganggur 2bulan, gua berasa begah, ga betah dirumah, uring-uringan minta kerja, terus begitu EAD/ijin kerja keluar, gue lanjut deh kerja lagi. Alesan gue waktu itu karna khan belom ada anak, so I have no kids to play with... Jadi sambil killing time, it's a good thing to make some money qiiqiqiq :-) walopun yah lagi-lagi what I earned wasn't really that much compare to Heng's take home pay (ya iyalaaah secara karirnya diese udah well-established sedangkan gue pan baru memulai) hehehhe :-) Terus pas pindahan ke Tpra, lagi-lagi gue cuma bisa bertahan 1bulan untuk gak kerja, tangan gue berasa gatel kalo gak ngirim CV... Penantian suram (tsahhh ellahh kata-katanya musti lebay: Suram chuyyy) selama 6 bulan akhirnya berujung manis :-) Gimana gak suram, secara tiap hari kerjaan gue cuma siapin sarapan, beberes rumah, masak, grocery shopping, watching TV, gym and sleep... Yaoloh, bosennn makkk boseennn, akhirnya setelah kasak-kusuk kiri-kanan pake hukum pantang menyerah, itu CV udah ratusan kali disebar dan akhirnyaaaaa eijk kembali kerja... ihiyyyy :-)) dan sampe sekarang, gue masih kerja, masih di posisi yang sama, masih dengan job-desc yang sama dan masih berada di ruangan yang sama selama hampir 2 taon, sodara-sodara :-)

Dan beberapa hari lalu gue bikin list sendiri kenapa gue musti kerja (atau lebih tepatnya: sejumlah alasan kenapa gue masih pingin kerja), list ini gue unjukin ke Heng dan bikin matanya belalak gede-gede hehhehe :-) Dia heraannn aja kenapa gue niat banged bikin list and kirim ke dia by email wikikikik :-)

Penasaran? Yak mari kita bedah satu per satu kenapa seorang perempuan musti kerja hare gene...

1. Ngotot Menyelesaikan Kuliah S-1.
Ngapain juga gue kuliah Psikologi selama 6.5tahun, ngotot dapetin sarjana, bela-belain kuliah sambil kerja, hanya demi selembar ijasah, namun pada akhirnya itu ijasah cuman terbungkus rapih di lemari? Kalo misalnya gue cuma mao jadi ibu rumah tangga, mendingan aja dari dulu gue putusin kuliah, ga usah cape-cape belajar Psikometrika yg susahnya naujubile bin jalik, ga usah bela-belain ngerayu Ibu dosen pembimbing untuk nyusun skripsi sampe dapet ijasah. Pokonya yang gue mau bilang dari ini adalah, semua jerih payah gue itu harus ada hasilnya, dan menurut gue untuk membalas semua perjuangan gue itu adalah dengan being productive, either starting up a business or simply by working.... (rite now, I choose working since I have no idea about business at all. I ain't comin' from a business minded family, so I still need more time learn).

2. Self Actualization.
Tsahhh ellahhh mannn berattt bahasa gue. Jadi kebutuhan beraktualisasi diri itu penting juga karna gue merasa diakui dan dihargai saat hasil kerjaaan tsb berguna bagi banyak pihak. Yakin deh, bukan gue aja yang terkena syndrome adrenaline junkie saat bos ngejar-ngejar dateline, trus saat kita sudah menyelesaikan kerjaan dengan rapih dan sempurna abis itu dapet compliment berupa "good job!" atau "thank you for doing such a great work" ----> semua orang pasti selalu senang dengan pencapaiannya (secara kerja keras makkk) apalagi pas dapet reward tertentu misalnya bonus $$$ atau voucher belanja hakhahkahaka :-) *teteup...

3. Penghasilan 2 orang lebih baik daripada 1.
Gue penganut ajarannya pakar keuangan nomer 1 di Amerika: Suze Orman. Tiap minggu acaranya diese selalu gue pantengin di CNBC. Dan salah satu wejangannya adalah: Earn Money When You're Still Young, Save It, Use it Wisely and Be Happy When You're Older..." Jaman edan seperti sekarang ini, duit itu bukan turun dari langit or not even cabut-cabut bulu ketek, if you want something, you should work your ass real hard to get it. Apalagi PHK dimana-mana, doeh puyeng kepala kalo hidup hanya bergantung sama 1 penghasilan. Saat ini, gue kerja juga bukan untuk foya-foya tapi itu duit gue masukin instrumen investasi, terutama untuk starting business and of course to support our pension life. Terus terang, gue punya standard yang tinggi tentang pension life plan. When I'm old, I don't wanna live my life by asking my children's money. That's just not me. Sorry, gue uda terlalu banyak liat kejadian ini terutama di Indo. So, let's plan it better since we're young...

4. Lush Living. High Dining. Fine Living. Fashion Lover.
Biihihihi :-) Ini alasan yang paling dodol sedunia hahhaha :-) secara as we all know, gue pingin punya rumah gede yang ada kolam renangnya, dan kalo bisa lokasinya di Kemang/Pondok Indah :-), gue suka travelling (parahnya, gue bukan backpacker) jadi gue selalu minta Heng bookingin di hotel at least 4 star (biar bisa berenang or bath-tubing qiqiqi), terus gue sama Heng seneng wisata kuliner, nyobain makanan resto (fyi, Heng selalu sakit perut kalo makan di warung amigos-agak minggir got sedikit) jadi harus bener-bener rumah makan yang makanannya higienis, hihihihi :-) Terus gue juga penggila interior design, gue seneng beli home decorators (my faves are Vinotti and Vivere), not to forget mentioning about my Kamoro Asmat Arts and Crafts dan yang paling edan: I'm a true fashion lover, kadang gue kalo beli tas, sepatu dan baju sampe lupa limit kartu kredit, sampe habis bis bis, ludes des des...
Dan untuk semua alasan diatas itu, why should I resign? Since I still need the money to support our lifestyle...
qiiqiqiqiqi :-)

5. Networking.
This is one of the greatest reason of all. Gue khan manusia yang butuh sosialisasi. Enak deh rasanya kalo punya temen banyak, rasanya dunia ini bener-bener reachable and beautiful. Good friendship always brighten up our days, rite... Obrolan seru yang "nyambung" tentang happening issue di kantor selalu menyenangkan bila masing-masing kita sama-sama tune-in dengan topik tsb. Perbincangan seru tentang karir atau masalah pekerjaan yang sedang hangat selalu asik untuk dibahas dibanding dengan ngelamun atau tidur dirumah seharian sambil nunggu suami pulang kantor. Bekerja itu sama dengan bersosialisasi, membuat jaringan. Networking. Memperluas wawasan. Dan buat gue, ini hanya terjadi di kantor (atau di tempat usaha). Networking juga bisa berupa sekedar obrolan ringan yang membantu kita untuk kembali semangat. Segelas teh manis hangat yang percikan airnya membuat kita kembali ber-energi untuk menjalani hidup. Atau seperti kejutan kecil tentang hal-hal sepele yang terjadi saat hari sedang menjenuh. Atau bisa juga, sebuah pertolongan yang akan kita ingat seumur hidup berkat bantuan seorang teman... Dan Semua itu didapat dari link networking :-)

Sampe sekarang gue masih berusaha untuk punya mental jadi ibu rumah tangga tapi gue ga mau jadi full time wife aja, at least gue pingin punya bisnis sendiri once I decided to become one. Because being productive is truly important nowadays...

Tuesday, February 21, 2012

kontemplasi dalam secangkir teh manis hangat



Teh manis hangat. Apa yg penting dari teh manis hangat? rasa manisnya kah? bisa jadi. Tapi bagiku, yg paling utama adalah hangatnya. Karena kehangatan selalu membawaku ingin tinggal lama-lama pada sebuah kota. Kota mana saja, yg penting tersedia secangkir teh manis hangat... Begitu jawab singkatku pada Tuhan yg sedari tadi menungguku. Dimanapun Tuhan, dimanapun kota itu, bila itu mauMu, aku setuju... Bila itu mauMu, hatiku menyerah dalam keputusanMu...

Friday, February 10, 2012

cemburu buta

Terus terang, gua toeh gak pernah cemburu sama perempuan yang genit-genit sama Heng, gak pernah cemburu sama perempuan yang flirting-flirting gak jelas sama Heng, soalnya gua tau isi hati diese....
Tapiiiiiiiiiiii.......
Gua paling cemburu saat Heng milih kerjaannya nomer satu ditempatkan dihatinya. Gua paling cemburu karena selama ini Big Gossan Paste Plant selalu jadi the numero uno diotaknya. Gua cemburu karna kerjaan ini bikin dia pulang jam 2 pagi tanpa rasa lelah sedikitpun. Gua cemburu karna kerjaan ini menguras semua energi dan cintanya, sampai dia lupa pulang. Gua cemburu karna Heng gak pernah mengeluh tentang kerjaannya. Gua cemburu karna tiap pulang kerja, Heng selalu ngobrolin tentang anak buahnya yang amat dia sayangin. Gua cemburu karna Heng lupa hari ini adalah weekend, dimana seharusnya libur tapi dia malah kerja, sama seperti weekend yang lalu. Gua cemburu karna Heng menghabiskan 15-17jam setiap hari hanya untuk bekerja!

Huh!
Dia tau gak sih, gua cemburu buta....

mengapa

Tuhan...
aku yang manusia berdosa ini,
yang otaknya sudah hancur berantakan,
yang pikirannya rusak dan tersesat ini...

mengapa juga masih Kau dengarkan doaku....
dan sekali lagi hatiku bertanya:

mengapa juga masih Kau dengarkan doaku...

Monday, February 6, 2012

Lucu-Lucuan Aja Sih...

-Art Shop Timika
Harus gua akuin, keknya gua punya kelainan tiap liat barang-barang Art & Craft toeh otak dan hati langsung gak sinkron. Otak gua bilang: udah penuh dinding rumah dengan ukiran-ukiran, tapi hati gua bilang: adoeh yang model itu khan belom punya, yang model ini lucu banget sih... Lagian ini kan budaya sendiri, harus dilestarikan, dihargai, dibeli dan dipamerkan doung ahhh :-)))
Dan Buktinya, tiap turun ke Timika, gua pasti langsung mampir ke toko kerajinan Papua yang bertebaran di sepanjang Jl Ahmad Yani. Sudah pasti tiap merapat ke-toko-toko itu, Heng keknya terkena sport jantung, bisa dibuktikan dengan tangannya yang dingin langsung ditumpangin ke kepala gua, mirip actionnya Pak Pendeta untuk ngobatin orang kesurupan. Heng langsung komat-kamit, semoga istrinya gak kalap beli kerajinan tangan, secara rumah kita udah penuh dengan barang-barang :-)))
Gimana gak kalap yah, tiap kali dateng, pasti tangan gua gatel mau beli ini itu. Ukiran Kamoro dan Asmat selalu bikin nagih, macam sakauw aja gua kalo gak bawa pulang sesuatu hihihihi :-)

-Tantri Kotak
Jadi beginilah kelakukan orang gunung yang gak pernah kena panas matahari, ga pernah liat kota, ga pernah liat peradaban dunia, pas sampe di Jakarta, gak lain dan gak bukan, pasti tujuan kongkow pertama itu khan Plaza Senayan dong ya :-) Nah kemarin itu khan gua nonton nih ceritanya sama Heng di 21, pas lagi ngantri, yaoloh yaoloh yaoloh, dada gua dag-dig-dug serrrr, gimana gak serrr-serraaannn secara depan gua pan Tantri Kotak! Gua toeh suka banget sama suaranya ini anak :-) Gua sering didepan kaca sok-sok lypsinc gayanya doi kek macem anak ABG gitowlah dan Lagunya sampe jadi NSP gua hihihi :-) Kalo gak inget umur dan gak inget Heng melototin gua, pasti dah gua udah tereak-tereak: Tantreeeee fotooo barenggg doonggg, eijk ngefans bgt sama jij :-))
Inget umur, Sye. Inget umur..... Bihihihihi :-)

----

Naahhh, kalo kamu gimana? Apa cerita lucumu minggu ini?
Share downgsss.... Tertawa itu penting loh :-)))

Friday, February 3, 2012

kampret

Tembagapura,
Kamu itu bagiku mirip perempuan penggoda.
Bujuk rayumu betul-betul maut, berhasil membuat hati goyah.
Sihirmu benar-benar magis, sukses menciptakan bimbang.

Dan oleh karena itu, kamu memang kampreeettt!
Pretttt! Prettt! Prettt!