Wednesday, January 11, 2012

rapuh

Tuhan,
adakah Engkau barangkali lupa sejenak
mendengar rintihan tangis kami
di siang hari ini
sudah deras luruh air mata
seperti rintik-rintik hujan
tak terhingga jumlahnya
jatuh mengalir deras ke sungaiMu

Tuhan
adakah Engkau barangkali lupa sejenak
kami yang ringkih tak berdaya
setengah nyawa
melayang-layang hampa
menangis berhari-hari
limbung dan jatuh
hanya berharap pada pengasihanMu

rapuh kami Tuhan
hanya pada SungaiMu kami menemukan air…

rapuh kami Tuhan
hanya padaMu kami menemukan jawabnya…


----

kembali mencoba menulis dengan hati tercabik sehabis menangis berhari-hari setelah insiden 9 januari :-(