Saturday, December 29, 2012

Sola Gratia...

Ketika posisi penting, jabatan strategis dan seluruh berkat melimpah diberikanNya kepada kita,
kiranya kita semakin menghamba kepadaNya,
kiranya kita semakin merunduk seperti padi menguning,
kiranya kita semakin mengerti bahwa semua pencapaian yang didapat bukan karna kepintaran, kuat dan gagah atau kehebatan kita...

Melainkan semua yang terjadi hanya karna anugerahNya semata...

Sola gratia...

Smua karna anugerah...

Wednesday, December 26, 2012

Christmas at my Kamoro Home

Spending lovely time with BFFs...
It's the most wonderful time of the year!

Obsessions

managing several business,
a home with a tropical pool at Kemang,
spending Christmas in Salzburg-Switzerland,
owning a boutique hotel anywhere in Bali,
having a short getaway at Phuket with a private jet,
appartments in Singapore,
owning several houses to be rented,
shopping at Paris with Chanel purse hanging on my shoulder,
summer in Maldives,
wine testing at Napa Valley-SF,
accompanying Heng for business trips to Phoenix, AZ,
a blue jeans Birkin,
a private villa overlooking to the golf course at Bogor,
one black Jaguar with my initial name,
a foundation for the need ones,
one red Kelly Bag from Hermes,
vacation to Europe with our parents,
Pizza & Pasta testing in Tuscany-Italy,
relaxing at Santorini,
Apple plantation at Malang East Java
Culinary adventure at Manado North Sulawesi,
Clove plantation at Manado :)
Halloween party at The Zouk Singapore,
Sunbathing at Raja Ampat
Lovely tea time at Hyatt Jkt with our big family...





Christmas Delight...

Syukur alhamdulilah,
Gak ada yang lebih indah dalam hidup selain dikelilingi dengan para sahabat yang sama kita....
This is one of Christmas Delight for both of us...

Thursday, December 13, 2012

kabar di selasa pagi...


puji syukur Tuhan...
alhamdulilah,
pada selasa pagi ini hanya satu doaku:
semoga kakinya selalu dituntun oleh Tuhan,
diberikan hati untuk menjadi pemimpin yang amanah,
biarlah kata-kata yang keluar dari bibirnya penuh dengan hikmat,

dan semoga buah tangan pekerjaannya selalu membawa berkah...

(amin)

Monday, November 26, 2012

IKEA Singapore

I always love IKEA right after I first been to the store on 2008 at IKEA Phoenix Arizona. It was love at the first sight... I have passion in furniture and interior design since I was a lil kid, that's why IKEA has always been my second home. Too bad they don't have IKEA store in Indo :( so then I have to travel to Singapore just to fulfill my ego :)
You may also know that IKEA has been serving delicious dishes for years... Our faves are: Tuna Steak, Chicken Roasted and Meatball Spaetti ;) Heng loves loves loves the famous IKEA's apple pie ;)

Dear Lord, why that they don't have this gorg furniture store in my country ....

:(

Sunday, November 18, 2012

Do what you like and Do it oftenly...

I have a new bestfriend that I accidentally met on an occasion. Ever since, we become friend til now and our relations grow from just personal life to business, fashion and many more :)

Couple weeks ago Teteh Ina and I had a great dinner at Njun Jan Plaza Indinesia ;) we enjoyed seafood & the tea ;) we talked, shared & building each other up from personal to career life...

To me, Teteh Ina is such an inspiration ;)

One of the greatest gift in this world is to be able to taste the sweet taste of friendship ;)

Wednesday, November 14, 2012

This November....

Ooo my God...
Here comes my november...

Saya merasa akhir-akhir ini waktu bergulir teramat cepat, sepertinya baru kemarin saya menuliskan refleksi ulang tahun di blog ini, ternyata sudah setahun berlalu...
Terus terang, saya tidak mengharapkan target apapun atau hadiah apa-apa untuk ulang tahun kali ini. Alhamdulilah, semua kebahagian dunia telah saya dapatkan. Saya beryukur, semua hal yang diinginkan oleh seorang perempuan telah saya miliki. Tuhan begitu baik telah memberikan banyak kelimpahan bagi saya dan keluarga.

Tetapi tahun ini saya mendapatkan sesuatu yang special dari Tuhan. Sesuatu yang benar-benar melegakan dahaga. Tidak ada yang lebih indah selain diberikan hidayah dari Sang Pencipta. Tahun ini, saya mendapat hidayah dari Tuhan untuk kembali bergereja. Setelah 3 tahun mangkir dari Rumah Tuhan tanpa alasan yang signifikan, akhirnya tahun ini saya kembali beribadah. Entah mengapa, sejak kembali dari Phoenix, saya kehilangan gairah untuk datang ke gereja. Saya selalu merasa tidak nyaman, selalu ada saja alasan untuk menghindar akibat dari ketidaknyamanan tersebut. Entah mengapa, saya selalu diliputi dengan perasaan kontradiksi yang luar biasa. Saya kurang cocok dengan gaya pembawaan beberapa pendeta bila diatas mimbar ngobrol ngalor ngidul tanpa dasar Alkitab yang jelas. Saya kurang nyaman bila khotbah tersebut isinya melebar kemana-mana hingga inti sari dan pembelajarannya menjadi kabur. Saya kurang nyaman bila bergereja lalu tidak begitu mengenal akar dan latar belakang teologis dari pendeta yang sedang berbicara di mimbar. Saya rindu mendapatkan tuntunan dari pendeta yang terbentuk dari pengalaman hidup dan background teologia yang kuat. Saya kurang setuju dengan style beberapa pendeta yang "nge-judge" gaya hidup jemaat atau nyindir-nyindir gak karuan tanpa mengerti psikologi masing-masing individu. Saya kurang akur dengan beberapa gaya hidup majelis yang katanya pembantu jemaat tapi bertingkah-laku diluar dari etika dan dogma.

Pengalaman saya tentang kekristenan pertama kali terbentuk dan terasah dengan tajam ketika hidup di Phoenix. Saya mendapatkan banyak pengalaman berharga selama hidup di negeri orang, saya diajarkan untuk hanya mengandalkan Tuhan dan tidak berharap kepada siapa-siapa melainkan kepada Tuhan. Saya beruntung diberikan waktu untuk belajar mengenal tentang Tuhan lebih dalam. Di Phoenix, saya dan Heng tak pernah absen bergereja. Sebelum bergereja, ada kelas pendalaman Alkitab yang kami ikuti. Kelas Alkitab ini diadakan pada hari minggu selama 2 jam. Sungguh indah suasana persekutuan jemaat karena seusai belajar di kelas, jemaat langsung beribadah bersama, melakukan perjamuan kudus, dan makan siang :-)

Namun lain Arizona, lain juga Indonesia :-) Sekembalinya dari Phoenix, saya sangat kehilangan masa-masa indah itu. Saya merasa malas beradaptasi dengan lingkungan baru. Hanya bila di Jakarta saja, saya bergereja, selebihnya tidak. Berulang kali Heng mengajak tapi saya selalu menolak. Berulang kali Olyne - sahabat saya menasehati untuk bergereja namun selalu saya tolak. Beberapa teman kantor membujuk saya untuk bergereja dan ujungnya selalu tidak membuahkan hasil.

Pandangan saya kala itu adalah: "bergereja atau tidak: sepenuhnya merupakan urusan saya sama Tuhan, lha wong yang dosa itu saya kok sampean maksa-maksa sih..." hehehehe. Saya juga berpendapat bahwa gereja bukan berbentuk bangunan dan Tuhan adalah maha kuasa, Dia tidak hanya ada di GKI atau di GPDI tapi ada di rumah saya, ada di tempat tidur saya, Dia juga ada di mobil saya, Dia ada dimanapun saya berada, jadi jangan paksa saya untuk bertemu Dia di gereja karena saya dapat menghampiriNya kapan saja saya mau...

Selama 3 tahun saya menutup diri dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan gereja. Saya tidak menentang adanya gereja, saya juga tidak membenci persekutuan gereja, hanya saja saya kehilangan gairah untuk bergereja. Kadang rasa bersalah muncul dalam hati, sebagai kompensasinya, saya tak pernah alpa dalam memberikan perpuluhan. Kompensasi lain, saya sering meberikan beberapa sumbangan bagi teman atau gereja atau organisasi nirlaba yang sedang membutuhkan. Lagi-lagi saya berpandangan: walaupun gak gerejaan tapi persembahan lancar...

Saya tau hal itu tidak benar tapi saya juga tidak berdaya untuk menolak ketidaknyamanan tersebut sehingga saya makin tenggelam didalamnya, terlarut dalam keengganan itu hingga makin jauh dari gereja. Walau sebenarnya, saya tetap menjaga hati saya untuk selalu putih dan tulus dalam menjalani kehidupan. Walau bila boleh jujur, terus terang saja pada keseharian kami, saya selalu merindukan saat-saat indah untuk kembali bergereja.

Dan akhirnya, tibalah saya pada pertengahan 2012. Hidayah itu akhirnya datang menghampiri saya. Entah darimana datangnya, tapi keinginan itu muncul begitu saja secara tiba-tiba tanpa disangka-sangka. Seperti ada gejolak yang tiada tara datang ke dalam diri saya. Keinginan itu seperti ketukan yang lembut, yang datangnya dari dalam relung hati. Entah mendapat hikmah atau pencerahan namun saya selalu berbahagia bila hari minggu datang, hati ini tak perlu disuruh pun sudah bersiap untuk pergi ke rumah Tuhan dan menghampiriNya dengan suka cita! Seperti ingin terus dan terus. Lagi dan lagi. Tak mau berhenti. Seperti musafir yang haus dan dahaga. Saya melahap Alkitab dan FirmanNya secara sungguh-sungguh. Seperti seorang yang tengah kelaparan, saya memakan semua penjelasan khotbah demi khotbah. Lagu-lagu kidung yang dinaikan kepadaNya saya nyanyikan dengan penuh rasa hormat. Doa-doa yang saya panjatkan, selalu dengan khusuk dan khidmat.

Tahun ini, hidayah bergereja datang kepada saya. Menghampiri diri saya yang berdosa ini dengan indah dan syahdu. Ini merupakan hadiah terindah bagi saya: persekutuan dengan Tuhan yang telah menciptakan saya. Kembali kepadaNya. Tak ada yang lebih menyenangkan selain bertemu denganNya di hari minggu pagi...

Saya tidak lagi memanjatkan doa-doa yang isinya materi dan obsesi duniawi. Bagi saya, doa-doa seperti itu hanya membuang waktu. Saya tidak anti dengan teologi kemakmuran tapi percayalah, Tuhan yang maha kuasa sudah sedari dulu bahkan sebelum kita lahir, ketika kita masih jabang bayi pun Dia sudah memberkati kita. Berkat materi tidak pernah mendatangkan kebahagiaan bila hati kita jauh dari ucapan syukur. Yang terpenting adalah doa yang tak pernah putus tentang ucapan syukur dan hati yang selalu ingin bergaul karib dengan Tuhannya. Biarlah hati saya senantiasa seperti itu...

Saya tidak lagi mementingkan apakah Pak Pendeta berkata sesuatu yang Alkitabiah atau tidak karena bila tidak pun, biarlah hal itu menjadi urusan Pak Pendeta dengan Tuhan. Bukanlah bagian saya untuk 'nge-judge' salah atau benar. Bila saya masih lapar / ingin tau atau bahkan tidak puas, toh Alkitab bukan hanya milik Pak Pendeta, Alkitab ada dimana-mana, saya bisa membacanya kapan saja, bila perlu berulang kali juga tidak masalah, karena pemahaman Alkitab didapat dari tuntunan Tuhan, bukan dari siapa-siapa. Karena pemahaman dan pengalaman Alkitab dapat berbeda bagi tiap orang. Saya hanya perlu Tuhan.

Saya tidak lagi memusingkan tingkah laku majelis yang mungkin tidak 'sreg' dengan prinsip yang saya pegang. Toh, bila mereka berdosa pun itu urusan masing-masing, gereja boleh barengan tapi dosa kan tanggungan masing-masing ya Om & Tante :-) Tapi yang lebih penting lagi, ketika saya berusaha untuk tidak memusingkan hal-hal sepele, saya justru belajar bahwa penghakiman adalah milik Tuhan, bukan hak saya. Ketika saya mengosongkan pikiran dari hal-hal yang bersifat menghakimi justru persekutuan dengan majelis dan jemaat lain bahkan terjalin semakin erat :-) Saya sangat menikmati ibadah rayon dan ibadah persekutuan wanita yang saya ikuti...

Yang terutama adalah hati yang bersih.
Yang terpenting adalah Tuhan.

Hadiah terindah bagi saya adalah diberikan hidayah untuk kembali kepadaNya. Saya telah menceritakannya kepada beberapa sahabat, termasuk kepada kamu... Semoga kamu diberkati dengan cerita ini.

Bagaimana dengan ceritamu tahun ini?

Sunday, November 4, 2012

Cinta Sudah Lewat...

Habis sudah cerita
Ditutup pada akhir bulan ini
Hati telah beku

Cinta sudah lewat...

Thursday, October 4, 2012

dunia indah no 21

sebelum bekerja di Freeport, saya sudah penasaran dengan Tembagapura. Bahkan sampai hari ini saya tak pernah kehilangan semangat untuk mengenal kota ini :)

Sabtu lalu saya dan Heng jogging pagi ke Hidden Valley sekedar mencari keringat dan menikmati hijau. Sepanjang perjalanan, saya sangat terhibur dengan hanya melihat daun daun yang berjatuhan, rumput hijau yang tertutup embun, gemericik air terjun, bahkan hanya dengan terkena hawa panas matahari pagi saja hati ini rasanya sudah senang dan refresh..

Dunia indah no 21:
menemukan keindahan dalam kesederhanaan ternyata sangat membahagiakan...

Wednesday, September 26, 2012

September is His Month!


My hubby is having birthday this month (and so does my lil sister!). So I wished the best for both of them :-)

Before the day, I asked my husband:
"Sayang, mau kado apa untuk ultah kali ini?"

He replied:
"I don't want anything in this world except these: Kalau bisa kamu pulang kantor jam 5 sore, bikin teh melati, masak untuk suami dan bikin sambel kemangi tiap hari..."

---

Dan abis itu aku cuma bisa manggut-manggut ajehhh hehhehe :-) Tareekkkk mangggg... Nasib wanita kantoran...


---

Happy birthday Sayang!!!

Tentang iri Hati...


Alhamdulilah,
Kalau hati kita jauh dari iri, syirik & dengki,
Rasanya hidup ini lebih lega,
tidur lebih nyenyak,
makan lebih nikmat,
dan berkat datangnya lebih banyak...

---

Saya selalu berusaha untuk jauh dari iri hati, bukan karena saya orang baik tapi saya melakukannya semata-mata agar langkah kaki lebih enteng untuk menjalani hidup. Perasaan negatif biasanya akan selalu menggerogoti kebahagiaan dalam diri kita. Saya tidak mau seperti itu.

Hidup ini terlalu luas, terlalu indah, terlalu menyenangkan tapi juga bisa menjadi terlalu kecil, terlalu sigkat dan terlalu membosankan bila hanya diisi dengan pikiran negatif...

Camkan itu anak muda!!!

:-)

Sunday, September 2, 2012

The Yellow Thing...

I have fashion for my breakfast, lunch and dinner :)

Playing with my wardrobe on weekend, wearing my current fave white biker jacket from Zara, handbag from Aigner and skinny jeans from Zara as well :)

Kitchenette at Plaza Indonesia

Heng and I were tempted every time we go to Plaza Indonesia and look to this restaurant. After several times overbooked finally we made it there. This restaurant is managed by Ismaya Group - one of Indonesia's famous catering group.

Heng and I love the interior design of this resto, hommy and comfy. They have wide range of western food, too bad the food isn't really my taste :( I don't know why but some western foods aren't just that click to my tongue somehow... Many foreigners come here with they're family to have brunch or dinner, no wonder that this resto is always overbooked. Anyway, thanked God they do have bakery / cake shop inside :) I love the red velvet cake :) it taste good...

Would come back there to order some drinks after hang out and shopping :)

Thursday, August 30, 2012

Mencintai Pagi

Aku mencintai pagi
Karna pagi selalu berteman dengan kicau burung pipit yang mengajakku menari

Aku mencintai pagi
Karna pagi selalu berteman dengan sinar matahari yang tak pernah kesal membuatku berkeringat

Aku mencintai pagi
Karna pagi selalu berteman dengan embun yang setia bertengger pada daun hijau, hanya dengan melihat itu, hatiku pun segar...

Aku mencintai pagi
Karna pagi selalu berteman dengan secangkir teh yang hangatnya tak pernah berhenti tuk menentramkan tubuhku...

Aku mencintai pagi
Karna pagi selalu berteman dengan semangat dan suka cita untuk memulai hari...

Aku mencintai pagi
Karna pada pagi selalu ada kesempatan untuk diri melakukan yang terbaik ;)

Friday, August 24, 2012

Rejeki Gak Jauh...


Aku pernah denger orang bilang kalau kita kerja bagus, rejeki itu gak jauh...

Dulu waktu aku masih kuliah, aku pernah melamar di perusahaan head-hunter asing, temenku Julise udah kerja disitu sebagai head-hunter junior dan dia yang nawarin aku kerja disitu, kantornya di WTC Sudirman, kalau ga salah itu tahun 2005 dan aku masih muda banget bahkan masih skripsi, aku masuk kantornya terkagum-kagum karna it's a fancy office, located at the heart of Jkta's CBD (central business district-nya bow...) aku sempet kaget waktu liat bos-nya Julise ternyata expat dari Prancis, lebih kaget lagi setelah denger bahwa seniornya Julise yang udah jadi head-hunter senior disitu kalau kerjanya mencapai target, bonusnya bisa hit puluhan juta :-) Wakkk Wauuww :-)

Jaman itu aku cuma bisa termehek-mehek liat gaya hidupnya Julise deh :-) Lebih kaget lagi pas tau seniornya Julise (Si Mbak cantik nan modis itu, ngeri banget deh masih muda tapi kok dia bisa pinter cari uang yak... Kerjanya pasti gila-gilaan hehehe).

Soalnya sodare-sodare udah pada tau kan, aku tipe perempuan yang pingin punya karir, suka banget kalau liat perempuan bekerja dengan bagus, independent dan diakui atas hasil kerjanya, pokonya bisa kenal dengan perempuan gila kerja gitu kan bener-bener bikin bangga :-)

Pas tahun 2006 aku kerja di Freeport Jkta, aku sempet diminta untuk handle acara kantor yang lokasinya di rumah Presdir. Suatu kehormatan besar karena dari event itu, aku bisa punya hubungan yang akrab dengan istrinya Presdir tsb. Selama beberapa hari aku dari pagi sampe larut malem di rumah sama Ibu sambil menangani acara itu. Satu hal yang aku inget adalah, sepanjang hari Ibu selalu nasehatin aku untuk kerja jujur. Jujur itu adalah ketika melakukan pekerjaan dengan setulus hati, sebaik mungkin, tanpa cacat-cela. Jujur itu adalah ketika kita being reliable to ourselves. Jujur itu adalah ketika kita datang terlambat ke kantor, kita mengganti jam kerja tsb dengan lembur yang sesuai. Jujur itu ketika kita berkata tidak untuk mengambil barang kantor yang bukan milik kita. Jujur itu ketika kita mengerjakan pekerjaan sebaik mungkin tanpa manipulasi data dengan alasan 'asal bos senang'. Jujur itu ketika kita berkata iya diatas iya dan tidak diatas tidak.

Waktu itu aku ga gitu ngerti, tapi sejalan dengan banyaknya load pekerjaan dan aneka rupa masalah pekerjaan yang datang silih berganti, aku selalu terngiang dengan nasihat Ibu. Beliau juga pernah bekerja sebagai karyawan senior dan mengantarkan suaminya ke puncak jabatan tertinggi di perusahaan tambang, semua kalimat dari bibirnya adalah sebuah petuah tiada tara, tak ternilai harganya untuk aku. Ketika pekerjaan numpuk dan rutinitas mulai bikin jenuh, aku selalu inget kata-katanya Ibu: bekerja dengan jujur...

Aku kadang sering dongkol, idih kok orang itu bisa promosi sih, padahal kerjanya kan biasa ajah... (Heng bilang, ga bole iri sama rejeki orang heuheuheu). Aku juga sering mangkel, karena beberapa kali bonus tahunan yang aku dapat kok jumlahnya SEGI yak :-) Segitu-gitu ajah hahahha :-) Tapi etapiiii ternyata pas 16 Agustus kemarin aku baru nyadar tentang sesuatu:

1. Aku dapet SMS Banking, isinya: jumlah bonus tahunan yang jumlahnya fantastis abisss, aku sampe tergagap liatnya speechless ga bisa ngomong, keknya dengan hanya pake uang itu aja udah bisa beli tas Coach 10 bijik hihihi :-)

2. Bosku sms: "Nis, itu bonus hasil kerja keras kamu selama ini, terima kasih sudah support saya ya!"

3. Bos kirim sms lagi: "Nis, slama ini bonus kamu ga gitu gede karena selain kamu baru bergabung dengan departemen kita, saya perlu pertimbangkan karyawan senior lain yang bekerja sebagai kepala rumah tangga" :-) :-) :-)

---------------

Yukkk mareee...
Aku abis speechless langsung mao pingsan!

Alhamdulilah, sesuatu banget deh kalao ternyata selama ini hasil kerja kita dihargai oleh orang :-)

Terus terang, aku sudah rela kalau misalnya dapet bonus dengan jumlah kecil, aku cukup tau diri, aku rela bila hasil kerjaanku untuk kepala rumah tangga lain yang senior... Kadang uang bukan sesuatu yang penting untuk kita kejar, terutama saat kita sudah asyik dan tenggelam dengan ritme pekerjaan. Aku sendiri merasa sudah sangat cukup dengan gaji dan THR yang aku dapat. Ehhh ternyata disaat kita rela, malah hal yang gak disangka-sangka kejadian... Aku inget banget kata-kata kalau kita kerja bagus dan jujur, rejeki gak jauh... Sekarang, aku makin percaya dan makin semangat kerja... Uang bukan sesuatu yang penting, namun saat ini aku melihatnya sebagai suatu bentuk penghargaan dan pengakuan terhadap hasil kerjaanku, bagiku ini merupakan sebuah tanda terima kasih untuk semua pontang-panting dan jungkir balik yang telah aku lakukan...

Let's just keep on doing the best, the rest will follow...

Heng pernah bilang, biarkan hasil kerjaanmu yang speak up untuk dirimu. Kamu boleh jago ngomong di depan umum, boleh jago kritik ini atau itu, tapi kamu ga boleh lupa dengan job-desc-mu yang sebenarnya. Selalu lakukan yang terbaik. Kalau kamu seorang engineer, do your main responsibility as an engineer, make sure the line up, and get the project done on time. Kalau kamu sekertaris, do your best service and admin job perfectly. Begitu juga dengan kerjaan lain...

Aku selalu percaya, ada sesuatu yang baik menanti kita bila kita selalu melakukan hal yang baik :-)

Dan segala hal yang baik itu selalu dimulai dari diri sendiri...


Kita mulai yuukkk :-)

My Hair Story

Do you happen to know, behind a beautiful and successful woman there's always a gay man who stands for her ;)

I've known Ancis since I first worked at Freeport on mid of 2006, I know him from my BFF. There are not much hair stylist in Jkta could cut curly type of hair, therefore since I first met him I find kind of connection not only in a professional way but also we share some personal private life ;)

Our relationship grow stronger as I oftenly go to his salon to cut or doing other hair treatment as well as having him put some crazy wild color on my hair ;)

Ancis is the one who told me to pray every morning to express our gratitude from our Creator... We are no angel, we're sinner but thru our friendship we find encouragement to each other...

Wanna meet him? Well I'm not telling you bullshit but he's always on the run, book a schedule first and come.. He's at Indra Kusuma Salon at Plaza Semanggi, off day is Tuesday. He's good on cutting curly hair or doing crazy color :)

Thursday, August 23, 2012

Some Songs Are Made Just To Melt Your Heart...


I don't know why but I think, some songs are just so click in to your head, so that every time you listen to it, you feel like the melody and the lyric melt your heart right away...

I kinda miss Phoenix every time i hear those though :-)

Here are my all time songs: As I Lay Me Down from Sophie B Hawkins and If You Leave Me Now from Chicago.

Go browse them on Youtube, enjoying it with a cup of tea :-)

------

As I Lay Me Down - Sophie B Hawkins


It felt like spring time on this February morning
In the courtyard birds were singing your praise
I'm still recalling things you said to make me feel alright
I carried them with me today, Now

As I lay me down to sleep
This I pray
That you will hold me dear
Though I'm far away
I'll whisper your name into the sky
And I will wake up happy

I wonder why I feel so high
Though I am not above the sorrow
Heavy hearted
Till you call my name
And it sounds like church bells
Or the whistle of a train
On a summer evening
I'll run to meet you
Barefoot barely breathing


It's not too near for me
Like a flower I need the rain
Though it's not clear to me
Every season has its change
And I will see you
When the sun comes out again


----


If You Leave Me Now - Chicago

If you leave me now, you'll take away the biggest part of me
Uh uh uh uh no baby please don't go
And if you leave me now, you'll take away the very heart of me
Uh uh uh uh no baby please don't go
Uh uh uh uh girl I just want you to stay

A love like ours is love that's hard to find
How could we let it slip away
We've come too far to leave it all behind
How could we end it all this way
When tomorrow comes and we'll both regret
The things we said today

A love like ours is love that's hard to find
How could we let it slip away
We've come too far to leave it all behind
How could we end it all this way
When tomorrow comes and we'll both regret
The things we said today

If you leave me now, you'll take away the biggest part of me
Uh uh uh uh no baby please don't go
Uh girl, just got to have you by my side

Uh uh uh uh no baby, please don't go



Wednesday, August 22, 2012

A cup of Coffee


Coffee and Love are served best when They're HOT....

...and an avocado cake from Starbucks is a bliss...


Saturday, August 18, 2012

My Breakfast Story

Udah berapa waktu belakangan ini aku sama Heng lagi seneng-syenengnya having Breakfast di The Signatures Restaurant at Hotel Indonesia Kempinsky ;) dulu waktu aku masih remaja ciehhh ellahhh ;) kalo gak salah tahun 2000 aku pernah ikutan kontes model dan karantinanya di Hotel Indonesia tapi Belom sebagus sekarang sih ya, walopun emang dari dulu ini hotel emang famous as one of Indonesia's landmark building secara yg merancang kan Bung Karno dengan design Art Deco ya :) sampe sekarang pun unsur Art Deco juga masih dipertahankan... Bahkan di pintu masuk restonya ditempel prasasti tulisan puisi dari Bung Karno...

Heng seneng banget kesini karena makanannya lengkap, segala makanan Indo ada deh termasuk aneka kue dan roti, tempatnya juga nyaman bgt utk meeting point. Ada beberapa foto Bung Karno dipajang besar besar di dinding resto, termasuk foto Bung Karno bersama Marilyn Monroe ;)

Banyak yang bilang, the signature dish dari resto ini adalah bubur ayam, katanya jaman dulu, Bung Karno seneng makan bubur ayam disini, emang pas aku cobain sih yummiie banget...

Aku seneng sama setting buah buahannya karna mirip fruit festival di pasar ;) mirip dengan slogan Indonesia: Gemah Ripah Lohjinawi :) love it...

Kita paling seneng karna kalo mall kan baru buka jam 10, sedangkan resto ini pagi pagi jam 6 juga udah buka ;) jadi sebelum nge-mall bisa kesini dulu hehehe ;)

Ayo kesana, cobain kuliner di gedung landmarknya Indonesia yah ;)



Saturday, August 11, 2012

Never Forget Where You Came From...


I was invited to a private party from Heng's good friend at work. Our friend is actually having a great position as an assistant manager, with many of his colleague and sub-ordinate coming to his house.

As I enjoying the party, I suddenly distract by a young woman, early twenties, pretty face, with a fresh smile. She's a actually new in town and she's working for our friend. At my first glance of her, I wasn't really think of anything except that the thought of this pretty young lady is new in town.

But as I rush into the kitchen to find a glass of water, I saw this young lady washing dishes with her friend, taking care of the food, arranging things, making sure that the party is in a right track. I saw her making effort to help her boss.

I saw her energy.

I saw her beauty.

And there I stood plain.

---

I suddenly saw flashback of memories in the old days...

Back on 2006, I was absolutely nothing in this company. I remember the first day of my work. I remember the first company gathering that I take care of, company party's that my boss got me involved with. From big event to a private company event. Nothing so special about me. Just an ordinary girl who wants a better living by having a job. Just like another working class type of girl.

---

Malam itu mengingatkan saya kembali pada sebuah masa lalu, masa dimana saya masih mendaki bukit cita-cita, masa dimana saya dibentuk dari 'bukan siapa-siapa' menjadi 'seseorang'. Saya hanyalah gadis berusia 22 tahun yang bekerja dan berkenalan baik dengan seorang istri direktur karena diminta untuk membantu mengatur jalannya event dari kantor.

Ketika itu, saya sama seperti gadis itu. Lugu, polos, tanpa ambisi apa-apa. Datang ke event kantor hanya untuk bekerja, membantu boss dan mendapatkan tambahan overtime, lalu pulang ke rumah. Tanpa tendensi apapun. Hidup saya mengalir apa adanya, hingga Tuhan mempertemukan saya dengan Heng.

Saya tak punya mimpi apapun untuk menjadi 'apa' dan 'siapa'. Jangankan bermimpi, lha wong tidur aja gak bisa! Saya ini kebanyakan pikiran, kebanyakan masalah, makanya gak berani mimpi tinggi-tinggi, takut mimpinya mentok diatap rumah :-)

Ketika itu, hidup hanya sebatas pekerjaan dan rumah. Hanya sebatas kantor Kuningan dan rumah Cijantung. Tidak lebih...

Sampai satu hari, Tuhan mengubahkan hidup saya lewat seorang yang bernama Heng. I was meaningless until I met him. God has turned my life into something fancy :-)

I cudn't stop thanking The Lord for all of his blessings. I cudn't stop thanking Him for all the beautiful things that happened in my life...

Up until today, I keep on wondering:

Tuhan, kenapa saya...

---

Tapi kata orang, tidak boleh bertanya terlalu banyak, bila sudah rejeki, syukuri, pahami keinginanNya, dan nikmati saja.



....and one thing for sure: never forget where you came from...






Sunday, July 15, 2012

Mengenal Yu Sing


Hampir saban weekend aku nonton acara arsitektur di TV. Sudah 2 kali design rumah tropikal karya Yu Sing membuat hati kepincut dag-dig-dug. Kemarin pada salah satu episode Dulux Let's Color, Yu Sing memperkenalkan konsep rumah tropis diatas lahan 200meter lengkap dengan kolam renang yang apik dan taman di area roof top. Design yang out of the box ini datang dari Yu Sing, pria yang mengenyam ilmu arsitektur dari ITB angkatan 94. No wonder why dia begitu mengakar, background sekolahnya makkk ga nahan... hihihi :-)

Langsung dong aku browsing namanya di google. Ternyata beliau punya blog yang wajib dikunjungi, karya design serta tulisan buah pikirannya tertuang jujur dan begitu mengena dihati pada blognya:

http://rumah-yusing.blogspot.com

Habis browsing, aku langsung ngadu ke Heng, eh ternyata Heng emang kenal sama seniornya itu hihihi :-) Sesama anak ITB (walopun Heng dari Tambang), tapi emang harus saling kenal, apalagi paling happy kalo punya banyak kenalan arsitek kan hehehe :-) Aku jatuh cinta sama keluhuran hati seorang Yu Sing dan komitmennya untuk membangun rumah murah bagi rakyat, juga idealismenya mengenai konsep arsitek yang tidak melulu harus menjadi miliknya orang kaya, aku terpesona dengan design arsitekturnya yang terilhami dari rumah adat dari berbagai daerah di Indonesia seperti Rumah Betang, Rumah Panggung, Rumah Terapung, dsb.

Kalau boleh berkhayal, pingin deh punya rumah (lagi) yang designnya menggunakan jasa pemikiran seorang arsitek nasionalis yang filantropis ini.

Jangan lupa mampir ke blog beliau dan menemukan cerita inspiratif tentang arsitektur rumah Indonesia.


*image taken from indesignindonesia.com

Saturday, July 14, 2012

Marche Restaurant

I had a great time having diner with My BFF: Carolyne Tobing my best friend forever at Marche Plaza Senayan few days ago. Went to Jakarta for a short break while Heng is busy golfing at Jogjakarta, I'm having Olyne to accompany me the whole day :-)

Marche is a Swiss-Oriented Resto. Semacam tempat makan fancy dari Swiss tapi suasana resto-nya di-setting seperti sedang berada dalam pasar Swiss... Ada cake shop, juice bar, steak bar, all kinds of soup & salad, pasta lovers and other tempting food. You could also find Marche at Grand Indonesia.

Setelah beberapa kali kesini, aku menetapkan pilihan: suka sama apple cake, chicken steak, mushroom soup dan ikan seabrass-nya... Jus jambu, orange & pepayanya juga enak :-)




Honey, Let it Slide...


Tahun 2012 sudah memasuki bulan Juli dan Heng sudah menolak 4 tawaran bekerja overseas. Tawaran pertama datang pada bulan Januari 2012 dari perusahaan konsultan tambang yang berlokasi di Perth Australia. Kami sepakat menolaknya karena masih betah kerja di perusahaan yang sekarang. Lagipula, Heng just got a promotion to a higher management position, jadi kita rada-rada ga enak kalo harus resign...

Tawaran kedua datang dari perusahaan tambang yang beroperasi di Queensland Australia. Paket renumerasinya menarik karna gaji yang ditawarkan benar-benar menggiurkan apalagi dengan nilai tukar AUD terhadap IDR yang lebih tinggi dibanding dengan USD. Paket yang ditawarkan juga menarik karena meliputi Pension Plan, Medical Coverage dan Roster Leave dengan perhitungan 8 hari kerja di site dan 6 hari off di Brisbane atau bisa juga pilih menetap di site dengan biaya rental home, electricity and water supply dibayarkan oleh perusahaan. Lagi-lagi, dengan alasan masih betah kerja di perusahaan yang sekarang, kami sepakat untuk mundur dari tawaran tersebut (sebenernya Heng berat hati sih karna Heng seneng banget sama job desc kerjaannya dan perusahaan tambang tsb salah satu perusahaan tambang tembaga terbesar didunia) tapi karna Heng mau dengerin kata hatiku yang masih betah di Tpra, heheheh akhirnya dia dengan berat hati menolaknya...

Tawaran ketiga datang dari perusahaan tambang di Queensland (lagi-lagi Queesnland yang indah itu sodara-sodara...) pas site visit kesana, alamakjang bener-bener indah euy suasananya juga gak terlalu jobsite banget, deket dengan kota, deket dari Indo. Paket renumerasi dan benefit yang ditawarkan juga bener-bener manteb! Tetapi oh tetapi, Heng dapet rejeki dari perusahaan yang sekarang berupa home loan :-) jiahhh :-) walopun kalo ga dapet home loan pun kita juga ga akan resign sih soalnya kita emang enjoy sama-sama kerja disini, apalagi Heng masih cinta-cintanya dengan proyek pastefill yang dia bangun sejak 2009 lalu... Proyek million US dollar ini bener-bener membuat dia tertantang dan sekaligus bukti aktualisasi diri bahwa dia mampu mengerjakan perkawinan ilmu tambang, konstruksi-sipil dan tehnik mesin (dia kan dulunya kerja di engineering tambang dan development tambang) tapi di proyek ini, dia belajar dari nol tentang tehnik konstruksi-sipil dan tehnik mesin (which is a brand new thing for him), beberapa kali jatuh bangun dengan proyek ini tapi akhirnya jalan dan running for production... Ini adalah sesuatu yang membanggakan buat Heng, sehingga ga mudah untuk melepaskan proyek ini begitu aja... That's why we decided to stay.

Tawaran keempat dari perusahaan tambang yang site-nye di Udaipur India :-) Heng ditawarin jadi salah satu tenaga expatriate di bidang pastefill. Kecenderungan tambang saat ini mengarah kepada orientasi produksi tambang yang ramah lingkungan, salah satu metode pemnambangan tersebut adalah pastefill. Di seluruh dunia ini, pastefill engineer jumlahnya masih langka karena metode ini masih terbilang baru sehingga masih sedikit engineer yang punya kesempatan untuk mempelajari dan terlibat langsung untuk berkecimpung didalamnya. Heng sangat beruntung pada tahun 2009 lalu diberi kesempatan untuk memimpin proyek pastefill dan terpapar langsung dengan kegiatan operasionalnya. Pengalaman dan keahlian ini yang buat Heng dihargai dan dicari oleh perusahaan tambang lain yang hendak membuka proyek pastefill, termasuk perusahaan yang ada di Udaipur. Paket renumerasinya wow bombastis, tiap bulan bila dirupiahkan, kita bisa beli Avanza baru nih heheheh :-) jadi kalo setahun tinggal di Udaipur brati bisa beli 12 Avanza baru heheheh :-) Asiknya juga Udaipur itu kota budaya, danaunya indah dan pemandangannya bagus... Lokasinya hanya beberapa jam dari New Delhi. Udaipur merupakan salah satu cagar budaya dan destinasi turis manca negara karena banyak peninggalan kerajaan India. Aku pingin banget punya kesempatan belajar Yoga bila akhirnya kita mengambil tawaran ini. Tapi kita sudah sepakat, Heng belum bisa meninggalkan proyek pastefillnya, jadi kita masih akan stay disini untuk kerja dan sekaligus melayani. Heng bilang, kalau dia resign berarti dia sudah pastikan ada engineer Lokal & Papuan yang bisa running dan bisa mandiri untuk ngerjain proyek ini tanpa masalah. Tapi sepertinya waktu untuk resign bukan sekarang karena engineer Lokal & Papuan masih butuh guidance dari Heng. Expertise dan coordination skill yang dimiliki Heng perlu dibagikan kepada mereka selama beberapa waktu...

Kalo boleh jujur, dulu waktu kita baru balik dari Arizona, rasanya aku yang paling ga betah tinggal disini, tiap malem aku bilang ke Heng untuk pindah kerja overseas. Sekarang malah kebalik, Heng yang pingin mengembangkan sayap sedangkan aku yang dalam keadaan pingin stay lama disini...

Mindset ternyata bisa berubah ya...

Bukannya aku ga mau tinggal di luar negri tapi kalo harus jauhan lagi dari keluarga, harus mulai dari awal, harus adapatasi lagi mah aduh-aduh repot...

Heng bilang gini: "Nisye, ayok mumpung masih muda kita melanglang buana, liat dunia lain, buka wawasan, tunjukin sama dunia bahwa orang Papua bisa jadi world class engineer, orang Papua juga bisa mumpuni dengan kerjaan dan tanggung jawabnya, orang Papua juga mampu dan dihargai setara expatriate karena expertie dan skill-nya..." Dan dengan Sepenuh hati aku mendukung Heng...

Tapi gimana dong... Aku udah pewe disini, udah betah banget kerja dan tinggal disini... Udah punya banyak temen yang seperti sodara... Hidup berkecukupan, apa-apa gampang, kalo cape kan tinggal minta Tante Yeni ART-ku (asisten rumah tangga) untuk beberes rumah & masak, kalo cape nyetir kan tinggal telpon driver untuk anter, kalo ortu sakit, tinggal pesen Airfast ke Jkt atau transfer uang by sms banking, bayar tagihan KPR & tlp tinggal pake sms banking, susah dapet tiket tinggal telp temen-temen di Airfast, dikasih seat special pula selama perjalanan :-) Tiap turun helikopter selalu dikasih first flight, mau booking resto selalu dikasi menu special dengan seat full view, kalo ada gereja minta sumbangan, aku tinggal minta Heng galang dana ke temen-temen, kalo mau mam apa aja khas indo, dan western food pun ada :-) Lagipula kalo tinggal di Indo kan lebih gampang untuk ngurus bisnis properti kita hheheheh :-) Semuanya ada dalam satu jangkauanlah...


hihihihi :-) Aneh banget ya... Aku masih merasa lucu dengan perubahanku ini :-)

Dulu itu Nisye yang adventurer dan Heng yang comfort seeker. Sekarang malah kebalik.

Tapi pesennya Heng cuma satu: Honey, Let it slide... If you wanna stay, let's stay and don't complain. If you think it doesn't suit you, let's go and find things that make us happy...

Hidup cuma sekali, terlalu indah untuk dilewatkan. Mari kita nikmati setiap riuh redamnya.

Setuju! Aku Setuju!

Kalo begitu, Let's embrace life!

Sunday, July 1, 2012

Jun Njan Seafood



Culinary adventure di Jakarta belom lengkap kalo belom mampir ke Jun Njan Seafood. Udah 2 tahun belakangan ini aku ketagihan sama Udang Telor Asin, Ikan Asam Manis dan Kangkung Cah Bawang Putihnya Jun Njan Seafood...

Bumbunya berasa banget... Restonya bersih dan pelayannya baik-baik. Aku sama Heng paling sering ke cabangnya di Gran Indonesia dan Living World Serpong :-) Entah kenapa, astmosphere di resto ini slalu enak, bikin betah untuk lama-lama duduk sambil nyeruput chinese tea yang free flow heheheh :-)

These are my fave menu:
Sup Asparagus
Udang Telor Asin
Ikan Asam Manis
Ikan Bumbu Rujak
Sayur Baby Buncis
Kangkung Cah Bawang Putih

Cobain ya Guys! Worth the money...

Kay Marshall, My Yoga Guru





I'm thanking Kay for letting myself out finding options to daily exercise other than treadmill or cross trainer. I was doing my treadmill routine when one of my friend asked me to join Kay Marshall's Yoga class. After my first session with Kay, I couldn't stop my heart to fall in love with Yoga. She taught me Ashtanga Yoga (very calm and encouraging motions) and I never missed her class, not even once... Ashtanga motion is like a fresh water that my body needs in the middle of the desert of routine job. Doing Yoga energizing my tired soul, bringing me back to the center of yin and yang.

As I fall in love more into Yoga, I discovered Bikram (Hot Yoga) and Iyengar at Jakarta. I learned and soaked them up like a sponge. Loving all this Yoga thing more and more now.

I never thought that I could fall in love deep like this since Yoga isn't a new thing for me but doing the movements and the poses really helping me to get in the mood of doing work :-)

Plan to take 2 weeks off to learn Yoga in Bali, get a certification and teach Yoga someday when I grow old :-) One day. Surely one day I will...

Have you try Yoga yet? Well, you should!

Sometime, you should listen to your body, appreciate each part of your body by giving it some calm moment and relaxation for a bit...

Namaste...

Saturday, June 23, 2012

Tips Kurus


Temen-Temen... Aku mau share tips ngurusin badan dari aku :-) Well, sebenarnya awal ngurusin badan sih bukan tujuanku tapi ini efek samping yang aku dapet setelah rajin berolahraga selama setahun terakhir ini :-)

Jadi awalnya toeh, aku kan MCU tahunan dikantor, terus kata dokter, kolesterolku udah hit 226 (which is not good at all). Waktu itu beratku kalau gak salah sudah hit 60 KG. Sebenernya aku udah gaining weight sejak pindah ke Phoenix, disana kan porsi makan org bule bener-bener banyak, pertama-tama aku sering mam berdua sama Heng, lama-kelamaan jadi seorang seporsi hihihi :-) Apalagi disana kan banyak Starbucks, jadi pas sore-sore kita sering minum hot-choco sambil mamam avocado cake (bayangin deh 1 cup hot chocolate itu 130 kalori, avocado cake juga mengandung 230kalori) belom lagi tiap sabtu dan minggu kita berdua sering nongkrong di iHop mamam Pancake yg sumpah enyak bgt dan sambil nge-teh (1 cup teh dengan 2 sdt gula mengandung 80 kalori). Aeee matteee... Abis itu sampe Indo kan pulang kerja disini tempatnya dingin jadi males kemana-mana, maunya sampe rumah hanya nge-teh trus bobo dan gitu aja tiap hari... Akhirnya berat badanku naek extreme sampe smua temen-temen yang lama ga ketemu aku pada bilang: wow Nisye: kamu ndut banget... Lebih parahnya lagi, aku tipe orang yang kalo gaining weight langsung gendutnya di bagian peyut *auw-auw*

Berangkat dari semua itu, akhirnya aku buat komitmen untuk nge-gym... Awalnya aku hanya datang ke gym 3 kali seminggu, lama-lama aku usahain untuk dtg ke gym 5 kali seminggu. Aku cuma latihan cardio begini: pemanasan 5menit, naik ke treadmill, jalan dengan kecepatan 4.5 selama 5 menit, lalu jalan dengan kecepatan 5.5 selama 7 menit. Setelah kaki relax, aku lanjut running selama 40 menit non-stop (kadang berhenti kalau kaki sakit atau pingin minum), lalu cooling down 5 menit dan pendinginan di lantai selama 5 menit.

Latihan ini totalnya sekitar 60menit di gym selama 5 hari seminggu. Gak perlu 2 kali sehari, menurutku sekali sehari juga udah OK kok tapi harus konsisten selama beberapa lama dalam rentang waktu 5hari seminggu. Perubahannya bener-bener signifikan. Berat badanku turun drastis, padahal aku sama sekali ga pakai obat pelangsing, ga minum teh hijau, ga pakai korset yang mahal, bahkan aku juga ga gitu jaga makan (malam pun aku makan nasi seperti biasa). Sekarang, aku sudah 1 tahun jalanin olahraga cardio seperti ini dan sudah turun 11kg *ihiiiiyyy* perutku juga udah ga buncit lagi... Yang paling penting: kadar kolesterol juga berkurang dan badanku ga gampang sakit, padahal dulu aku sering banget sakit flu :-)

Banyak banget yang nanya kenapa aku kurus... Aku cuma bilang: latihan cardio aja 50 menit selama 5 hari seminggu. 20 menit pertama untuk pembakaran gula, 20 menit berikutnya untuk pembakaran lemak. Aku sama sekali gak saranin untuk minum obat diet karena menurutku kalo gak pernah olahraga, mana bisa lemaknya luruh, kalau mau ada perubahan secara signifikan, baiknya disiplin latihan cardio...

Aku juga pernah nyoba Yoga, aku seneng latihannya santai dan bikin otot kuat, tapi sekarang guru Yoga-ku sudah pindah ke Chille hiks :-( jadi biasanya aku ikutan Yoga di Bikram Yoga Kemang... Bikram juga manteb tuh, asli keringetnya bener-bener poll :) instrukturnya juga baik-baik, aku seneng sama cara Dyllan ngajar di kelas... Kalau mau extreme, bisa coba Bikram karena latihannya diruangan bersuhu 45 derajat celsius... *ceussshhhh panasss euy :-) Ada juga Ashtanga Yoga yang lebih soft dan fokus ke muscle strengtening. Aku juga suka Iyengar Yoga yang lembut dan latihannya bikin tubuh kita kuat...

Intinya, menurutku sih kalo mau kurus ya harus usaha dengan olahraga. Ada banyak jenis olahraga diluarsana yang bisa kamu pilih untuk jadi alternatif. Dulu waktu SMA, aku suka Basket & Tennis. Sekarang karena rumahku deket bgt dengan gym, aku suka cardio (treadmill / cross trainer) dan sering pasang video yoga di rumah.

Jadi gitu cerita kurusku :-) Semoga bermanfaat yaaa Folks...

Stay fit and stay healthy!!!

Sunday, June 17, 2012

Chanel Wish List...


These are my ultimate wish list for Chanel signature purse... What I love most about Chanel Purses is their classic design :-)



1. Large Flap Bag: Fancy for Party, Formal/Informal Occasion & Dinner Time

2. Accordion Bag: Perfect for Everyday Purse & So Chic

3. Bowling Bag: Love the soft color, suitable for working/casual outfit

4. Classic Flap Bag: Luxurious, elegant and fit for every occasions

Saturday, June 16, 2012

Kata Hati...



Kalau boleh jujur, saya juga gak ngerti kenapa hati bisa berubah drastis, ternyata hati itu benda hidup, dia bisa berubah dari hitam menjadi putih atau dari positif menjadi negatif, bahkan dari menyangkal menjadi menerima... Satu hal yang telah saya sadari dengan jujur adalah hati saya berubah setelah saya berdamai dengan Tembagapura... Saya telah menerima kenyataan bahwa saya benar-benar merasa nyaman di kota ini. Sulit untuk dibayangkan mengapa, tapi waktu selama 2 tahun ternyata mampu membuat saya berdamai dengan semua egoisme...

Saya telah terbuai dengan keberadaan kota kecil ini. Dengan semua kompleksitas masalah dan pesonanya, juga semua kontradiksi yang ada, saya pikir tak ada yang terlalu sulit untuk dihadapi asal ada "hati" yang mau menerima... Hati untuk menerima, hati untuk melayani...

Dan anehnya: Saya tak ingin pergi. Saya ingin disini.

Townsville Downtown

Enjoying western beauty at Townsville Downtown with our loved one is priceless... This is my second trip to Australia and I fell in love with Townsville right away... Townsville has the best brewery company, great restaurants and lots of Interior Design Store at downtown... Lovely serene city with a beach view :-)

Culinary: Jam's Corner at Townsville Downtown

I'm blessed for having a chance to explore Townsville - Queensland for its serene surroundings... Townsville is a pretty city with lots of thing to do. Heng and I had a chance to have breakfast at Townsville's most favorite restaurant: Jam's Corner. Located at downtown, this restaurant serving breakfast, lunch and dinner. They have western food blend with a touch of chinese food... My fave thing about this restaurant is: their interior design!!! Superb!!!

Monday, June 11, 2012

Passion for Fashion

I'm so happy for losing 10 kg for the past 12 months :)

My passion for fashion is still going strong and as a reward to myself is I get a chance to wear anything I want to wear without feeling any doubt of looking fat :)

Anyway I'm wearing my fave shoes from Stuart Weitzman and a clutch from JCrew :)


Sunday, June 3, 2012

Victoria's Secret @ Sydney Airport


Waaaa Senangnyaaaa.... What could be more fancy than shopping for toiletries at VS store...

I personally think that every girl should have their own signature scent...

Now tell me, what's yours... ?


Tifa Papua

Belom lengkap hidup gue kalo gak punya Tifa seukuran dada hihihi :) punya Tifa yg ukurannya tinggi toeh kek berasa punya harta yg tak ternilai harganya hihihi secara gue penyuka seni kerajinan Papua mangkanya gue bela belain ini Tifa dibeli dengan merogoh kocek 1.8juta ajah :) dan langsung ludes bonus PBA pun... Qiqiqiq :)
Untuk yang minat beli Tifa Papua, di Timika ada toko Art Shop yang didalemnya Rimba Papua Hotel, tokonya bagus deh, ga gitu besar tapi koleksi kerajinan tangannya banyak... Tifa Papua disini harganya antara 1.5 sampe 2 jeti.... Aiihhh mamiiiiiiiiiii mehoonggg :) tapi gak kapok pun secara mau beli lagi bulan Depan auw auw :) ga puas kalo cuma punya 1 hihihi :)
Yang lebih bombastis lagi kalo Tifanya setinggi 165cm harganya bisa mencapai 3jeti :) alamakjang itu bawa kerumahnya bijimane cara yah...
In the mean time lets enjoy my new baby in town: Tifa Papua Dari ukiran Asmat...




Wednesday, May 23, 2012

New Baby @ My Kamoro Home

Hello there..
I'm so happy when Dr Kal Muller visited Tembagapura last week bringing many Kamoro carvings from the locals to be sell for us. It was a great experience to have a chance to talk about Kamoro Tribes with him. Dr Kal Muller spent years of service developing local community by promoting the Kamoro carvings all over the world (He conducted seminar and exhibition in Holland, Gemany, Mexico, Bali, etc).
Since I saw him interviewed by Desy Anwar, I'm getting even more obsessed to collect those Kamoro carvings.

Let's help our community by supporting them...

Here's my new baby fish that I bought yesterday and gladly I had a chance to take a picture with Pak Niko, the man who made my baby fish..
Also a bonus by having a pic with Dr Kal Muller himself.

Lovely!


Friday, May 18, 2012

Dreaming of a Pool...

I took a little research for some of pool that has designed on land for less than 200 meter and I'm pretty surprised for the results... There are lots of pool being built from that small space...
I'm referring to www.rumah.com for Indonesian style pool (on Bali section) and so happy to show these pics to our Architect...

Have a look...