Wednesday, November 2, 2011

Jakarta dan Aku Gila Karenanya...



Hadeeehhh...
Biar kata, Jakarta macet, polusi, sumpek, ruwet dan banyak copet...
Jakarta tetap Jakarta.
Jakarta adalah Jakarta.
Tetap merupakan tempatku berasal, bertumbuh, belajar dan menghargai kehidupan

Jakarta adalah tempat peraduan,
tempatku menyimpan asa dan cita-cita,
tempatku pertama kali tertawa, menangis, melompat dan bermimpi,
tempatku merasakan bahwa bahagia adalah berada ditengah-tengah keluarga...

dan malam ini, aku merasa Jakarta begitu jauh dari genggaman,
begitu sulit untuk digapai, begitu letih aku mengejarnya,
begitu kejam Jakarta mengiris hatiku,
hingga kelelahan dan tak berdaya menahan semuanya...

menangis tak akan menyelesaikan persoalan,
berteriak sekencang-kencangnya tak akan membawa semuanya menjadi dekat,
berlari sekuat tenaga tak akan mengembalikan semuanya...


Jakarta tetap Jakarta.


Dan aku masih disini, dibuat gila karenanya...