Thursday, April 28, 2011

I Won't Quit!

I am sick.
Mentally sick.

I'm working with the evils. Spending most of my time with a crazy work load. Go to my office arround 7 AM, got home late every single day. Having my boss telling this and that. Some weekends just go so fast as I'm working and working all the time. Lots and lots of pressure on this job.

But I tell you one thing:
I Won't Quit!

I will not quit. Because there's a dream in my heart that never fades away. A dream that God puts inside my heart as I called it a vision. I can see it clearly with my bare eyes. It is a vision because I know step by step how to make it real. I know exactly how to make it come true...

Eventhough it is extremely hard to get, I don't care. As long as I shall live, as long as I know that The Lord is there taking care of me, I will see what He wants in me.


Dan biarpun saya sudah nangis-nangis bombay, berdarah-darah dan remuk gak berbentuk. Saya tau bahwa saya sedang diproses olehNya. Saya mau menikmati proses ini walaupun membuat saya gila dan tidak waras. Saya mau menghargai semua proses pembentukan dan pengajaran yang Tuhan beri saat ini.

Saya mau tetap berjalan dan bertahan dalam Dia yang terus memelihara dan memberikan saya kekuatan...

--------

p.s: I am "God's Underconstruction Building", God puts a strong foundation and makes me a great skycraper to be seen!

Hi Mario ~ Ciao Mario!

For me: "Goodbye" isn't meant for bestfriends.

Saya mengenal Mario sekitar akhir tahun 2006, ketika pertama kali bekerja di Freeport. Saya justru mengenal sosok anak lulusan Teknik Mesin ITB tersebut jauh lebih lama sebelum saya mengenal Heng. In fact, Mario is the man behind the scene between me and Heng.

Menyebut nama Mario berarti sama dengan menyebut kata: "Jiwa Korsa", "Semangat", "Mimpi" dan juga "Kontroversial". Bagi saya, Mario adalah seorang dengan kepribadian paling kompleks! He is undeniably faithful, incredibly smart and enourmously gorgeous (as a best friend).

Mario adalah orang pertama yang berani menyuruh saya memilih "hidup susah" atau "hidup senang", Mario adalah orang yang mendengarkan saya menangis sesenggukan di tengah malam yang suram saat saya memilih sebuah jalan menuju "hidup senang", Mario adalah orang yang berada di ujung telpon mendengarkan rintik-rintik airmata yang jatuh saat saya meninggalkan sebuah kenangan masa lalu. Mario adalah orang yang memberikan hatinya untuk menampung semua kekuatiran, kegelisahan dan ketakutan akan masa depan yang saat itu sedang saya jalani.

Mario yang saat itu baru bergabung dengan Freeport 6 bulan lebih dulu dari saya, adalah seperti batu pijakan bagi kaki saya melangkah, adalah seperti tongkat bagi mata saya yang buta tentang arah, adalah pelita bagi hati saya yang naif, adalah mata air bagi saya yang haus akan informasi.

Mario yang berani membukakan mata saya tentang kejamnya masa depan bila kaki saya salah langkah, Mario jugalah yang memperlihatkan indahnya dunia bila hati saya percaya. Mario yang mengajarkan saya bermimpi.

Selama 5 tahun belakangan, Mario selalu menjadi bagian dalam pembicaraan saya dan Heng selama ini. Mario selalu terbawa dalam doa-doa yang kami ucapkan, selalu menjadi bagian dalam hidup kami.

Mario yang akhirnya memilih untuk mengundurkan diri dan menjadi entrepreneur. Mario yang hatinya tetap "idealis", yang menantang Goliath dengan ketapel kecil ditangan kanannya, yang kontroversial dengan sikapnya, yang hidup dengan prinsipnya tanpa peduli dengan apapun di dunia ini.

Mario yang kini pergi membawa semua keahlian, keterampilan dan harapannya ke surga barunya saat ini.

---------

Time will tell.
Only time will tell, why his charm personality always brigths our day,
Only time will tell, when will we meet again...

Saturday, April 23, 2011

Property Investment at BSD City







Daripada duit kebuang percuma gara-gara kebanyakan wisata kuliner dan belanja-belanji gak jelas, akhirnya kita sepakat menyatukan pendapat untuk nanem duitnya dalam bentuk properti (lagi-lagi properti) di tanah air sendiri: Indonesia, tepatnya di deket-deket Jakarta. Atas kebaikan hatinya Heng juga, ini properti dikasih atas nama saya (lagieh lho *_* wink wink), dimana sumber dananya dari Heng seorang saja (secara gaji saya khan masih karyawan kacang-kacang gini yah belom nyampe lah sodare-sodare) hehhehe. Tapi, back to the original topic: kita berdua sama-sama kerja, tengsin aja kalau gak punya apa-apa di kampung sendiri. Kebangetan kalau sama-sama kerja tapi harta gak berbentuk apa-apa. Prinsip saya: Malu-maluin banget kalo bisa beli iphone 4 dan Macbook pas cuti tapi gak bisa kumpulin duit buat DP rumah (this is my personal experience). Menurut saya, having lots of fancy things is OK, but having a primary needs such as housing is highly important (I'm pretty strict bout those investment thing).

Kenapa pilihannya BSD City? Karena di kampung Cijantung udah ada hehheeh. Lalu, perusahaan dimana kita bekerja sekarang sudah bekerjasama dengan pengembang BSD, sehingga ada diskon khusus yang lumayan banget :-P :-P.

Secara garis besar, BSD adalah kota mandiri yang sedang berkembang, jadi jangan kaget kalau tahun ini harga per meternya 2jeti, tahun depan mungkin udah hit 4jeti. Bos saya di kantor juga punya beberapa rumah di BSD, dia cerita, setahun lalu harga tanah BSD yang dia naksir cuma 1jeti/meter, begitu dia balik 6bulan kemudian, harganya udah 2jeti bow... Dibanding Bekasi, Cibubur, dsb BSD itu lokasinya hanya 20 menit dari bandara SOETA (via tol), lumayan deketlah saat kita cuti dan sampe Jkt udah ga perlu dealing with Jkt city madness. Selain itu, Heng suka BSD karena sepanjang jalanan boulevardnya cuma ada makanan dan jajanan (wisata kuliner lagi, ada tempat Karaoke, tempat Pijat Keluarga, (kita berdua banci pijet) hahaha ;-p diliat dari struktur jalannya enaklah gede-gede, mirip-mirip jalan-jalan di Arizona, ada Teraskota tempat hang out-nya para penulis yang sedang mencari inspirasi macam Dewi Dee (tsah ellah), selain itu juga banyak sekolah & universitas. Akses ke PIM, Citos, PS, Senci bisa diraih lewat tol Bintaro atau tol Kebon Jeruk.

Denger-denger gosip, katanya kantor Freeport bakal pindah ke BSD heheehe tauk bener apa kagak, yang jelas, Beberapa temen dekat kita juga ngambil disitu, so no doubt lah kenapa Heng jatuh cinta duluan lalu akhirnya kita deal dengan BSD.

Marketingnya bernama Suan Nie, asli orangnya beaeek bgt walopun menghadapi saya yg awalnya ga gitu tertarik dan rada ketus nanya ini itu (coz BSD is the whole new thing for me. Ladies, remember I grew up in Cijantung hehhehe), but because Heng is so in love with BSD, and I couldnt help to see his begging eyes, also Suan Nie is being patient & so helpful for both of us yg masih awam perihal pembelian via KPR... Akhirnyaaaa Eng-Ing-ENg.... Jadi deh deal nya ;-p


She's so helpful, even both of us not finding buying a house via KPR isn't really that hard... Kenapa KPR? Karena kata pakar-pakar financial, pembelian rumah via KPR justru banyak untungnya karena harga kenaikan properti lebih tinggi daripada bunga kredit itu sendiri. Di Indonesia, harga properti naik terus (beda dengan pasar properti di USA yang bisa naik turun seenaknya lho...)
Anyway, Tenang... Kalau itu kredit mau ditutup atau dipersingkat jangka waktu pembeliannya juga bisa, tinggal kontak Bank yang udah deal sama kita aja.

Semoga akad kreditnya lancar (kita pakai Bank Mandiri, walopun Bank Permata juga udah approved). Semoga rumahnya selalu membawa berkah (karena rumah yg ini rencananya mau kita tinggalin, Heng udah wanti-wanti heheheh, abisnya otak bisnis jalan terus, dan rumah ini bukan sekedar invest kayak properti lain yg kita sewain). Semoga Tuhan menyertai semua proses pembangunannya dan rumah ini selalu menjadi rumah roti bagi our loved ones...

Amin...

(* Tapi bukan berarti abis ini langsung stop browsing rumah lho hehehe, pokoknya masih pingin punya lagi area Pondok Indah, Kemang atau Permata Hijau) qiqiiqiq :-) Cita-cita jadi tuan tanah selalu menggebu-gebu nih... In fact, having investment in property is a good one! So Ladies, have you think about your investment today? You should! Go find what suits best for you...

Have a good hunting!


(P.s: Masih berusaha mewujudkan mimpi terbesar saya yang belum tercapai nih: punya rumah dengan private swimming pool & jacuzzi!) Semangatttt!!!

Current Obsession: Batik Purse

What's the critical point of having a job?
Well, you can do anything you want, buy anything you would like to buy and appreciate your hard work with things you've earned ;-)

Nah, ini nih gara-gara liat batik purse-nya Prita di kantor. Kok pas diliat iihh lucu banget sih... Pas sampe rumah, langsung browsing2 liat kiri kanan, wah ternyata banyak banget batik purse yangkeren2... Emang racun banget ini tas-tas batik, Prita bilang, hati-hati nanti ketagihan. Awalnya, ahh apanya sih yg buat ketagihan? Nah lho, kena batunya sekarang. Ternyata emang bikin addict karena kalau punya seri Lasem Bag, lalu berikutnya pingin beli motif Parang Buketan, trus liat motif batik Pekalongan, aduuhh pingin lagi... Dan cycle-nya gitu terus... Akhirnya mau beli terus hehhee ;-p Emang buat addict yah hehehe.

Anyway, My faves are: Batik Chic, Kunthi Batik Bags, Ziba Label and Gia Batik. Go check it out Ladies...

(*_*) Once again Ladies, apa sih gunanya perempuan punya kerjaan kalo kita ga nikmatin hasil jerih payah dan kerja keras itu? hehhehe :-p senangnya perempuan bekerja!!! Pingin ke Kemang, liat koleksinya Batik Chic. Buat tas dan blouse batik yg bisa di mix & match!

Mampooosssss, duit gaji abis buat belenjongan hahhaha :-)







Wednesday, April 20, 2011

I Wanna Live Like an Animal

I wanna live like animal,
careless and free,
I wanna walk thru the jungle with the rain in my hands and the sun at my feet...

Masa-masa terindah yang saya alami adalah saat SMA hingga kuliah. Dimana saat itu, masalah terbesar yang harus saya pecahkan hanya bagaimana supaya Ujian Akhir Semester tidak ada nilai Lima, lalu selebihnya, otak saya hanya berisi bioskop Twenty One dan PIM!!!

I Wanna Live Like an Animal

I wanna live like animal,
careless and free,
I wann walk thru the jungle with the rain in my hands and the sun at my feet...

Tuesday, April 19, 2011

Tuhan baik...

Tuhan baik... Dia mengatur kata-kata untukku. Dia merangkaikan kalimat-kalimat yang tidak terpikir sebelumnya oleh pikiranku. Dia menjaga tingkah dan perilaku seorang manusia bodoh sepertiku.

Dia memberikanku hikmat dan kebijaksanaan, terutama saat aku bekerja ditengah lingkaran tipu muslihat. Tuhan memberiku kekuatan. Memberiku semangat untuk melangkah ke kantor setiap pagi walau aku berada di tengah gelombang besar... Dia menuntun kaki kaki kecilku untuk sampai pada jalan kemenangan...

Tuhan, aku memerlukanMu setiap detik lebih dari apapun di dunia ini...

Thursday, April 14, 2011

the reason...

Somehow, having a job isn't always related to financial support or gaining money,
but it talks more about, finding ourselves exposed to the never ending learning procces, having ourselves in the crowd of activity that we're good at, doing something that we could be proud of :-)

Tuesday, April 12, 2011

My Kinda Walkin Closet



This is prefectly what I need (I mean: I want) hahahha :-)

dunia indah # 16

Lagi pas seret-seretnya pas butuh duit ehh tiba-tiba ada bunyi sms banking!!!
Yuppp copper bonus yang selalu bikin siang hari terasa indah, nyaman dan benar-benar membuat semangat!!! Hahaha :-)

Monday, April 11, 2011

You Make My Heart Dancing





A month ago Heng went to Mexico City and having himself transit at Narita Airport, Tokyo. He's so sweet that he knows I'm wanting the Hermes Birkin Bag like crazy, since forever... He decided to go to that Hermes store after He saw the Orange one (either blue and orange that make my heart pumping)...

He asked the price to the sales attendant, then run to the telephone and called me:

"Honey, you never mentioned about the USD 8000 thing, I didnt know the price is that high..." (sighh...)

I was laughing so hard by that time!

I probably laughing to hard and suddenly He started saying a sentence that I would never ever forget for the rest of my life:

"Honey... I will buy you that purse, one day You'll have it, I promise you..."

----

I stopped laughing. On that very afternoon, I know for sure He's trying hard to please me, to make me happy, to have me enjoying this life with him.

---

No probs honey, If one day you're not, life is still beautiful as for I know, You are there to dance me!

It's not just about the purse, but it's your heart that makes me dance!

Suze Orman Always Inspires Me!

Tiap hari minggu jam 5 sore udah jadi hal wajib bagi gue untuk pantengin CNBC, secara my lovely financial advisor: Suze Orman online hehehe ;-p Gue demenan banget kalo belajar ngatur duit plus alokasi innvestasi keuangan kayak gini. I aint come from a family that having a good financial education sih hehehhe :-) my mom comes from Manado, so you guys knowlah why hahhahaha :-) Kita diajarin juga nanem saham, reksadana, and maybe finding other kind of investment that suit us best.

Kemarin ada yg nelpon Suze: Cewe umur 34, memiliki pekerjaan, single and nanyain ttg dana persiapan pensiun dan gaya hidupnya. Satu pesannya Suze setelah si penelpon buka bukaan masalah gaji dan pengeluarannya adalah:

"You can Not Stop what You're doing right Now. You can Not Stop working. You can Not quit and being jobless and losing your income, Because to reach that goal is coming from the money that You're earning!"

Mamposssss aja mata gue belalakan kagak merem-merem dengerin celotehan Suze barusan. Bukannya apa-apa, jaman sekarang pan jaman susah, jaman edannnn makanya banyak org gila berkeliaran dijalanan. Tuntutan ekonomi adalah hal yang utama melebihi hal hal hakiki seperti spiritual, kekeluargaan dsb. Sekarang jamannya Ipad dan saatnya sebuah laptop dianggap gak Hip lagi, sekarang jamannya iphone 4G dimana surat menyurat via kantor post adalah hal usang, sekarang jamannya Coach dan tas cibaduyut pun langsung gulung tikar.

Bukan juga gue bilang kita kerja buat uang, tapi pada kenyaataannya gue ada di mining site ini toh bukan karena cari kerja Bro, tapi karena nyari duit hehehhe kalo sekedar kerja mah di kampung Jakarta tercinta juga banyak tapi yg berani bayar gede pan cuma di remote area yak hahhaha :-)

Nah pegimane ceritanya nih kalo gue udah sampe di ujung hutan ini trus mao resign yak???

Kalo gue inget inget lagi sih sebenernya gue ga butuh duit banyak-banyak banget... yang penting cukup aja. Ada duit pulsa buat gue telepati bokap nyokap tiap hare, ada duit buat beli bedak tiap bulan, ada duit buat wisata kuliner hehehehe.

Nah apalagi rencana masa depan gue khan punya goal utk jadi landlord alias tuan tanah yg punya properti banyak hehhehe. Selain itu, far more than that: dana darurat, dana pensiun, dana investasinya gimana?

Kalo mau jujur sih iya muat kok selama ini muat. Tapi once again: two are better than one right?

Dua keran penghasilan bukankah lebih terjamin daripada satu aliran saja?

Big question mark that Suze left in my heart.

Should I or should I not resigning?

Sunday, April 10, 2011

What I Really Really Want To Do...

Holymoch...
feels like it's been forever I havent updating this blog.
As usual, life is been busy.

Here's the list what I really really want to do:

- Staring The Caspia BSD all day long and daydreaming bout the interior design :-p

- Bali. Need a vacation so bad. Sun bathing and doing nothing.

- AMINEF!!! This time for sure.

- Shopping a gold bracelet like what Mely had ;-) Jayapura's Gold is the best!

- GYM! Doing sport. Shaping back my body. Gosshhh I've no time to do it!

- Library. Need to read books and fashion magazines.


San Fransisco. LA. New York, and Seattle! anyway, Saya pingin ke Seattle!!!