Saturday, May 22, 2010

Menjadi Sabar

Tuhan, aku mau jadi orang sabar
yang mengalahkan amarah dengan helaan napas dan menatap emosi dengan keteduhan,
mendengar teriakan dengan wajah tenang seperti riak danau di sore hari…

Tuhan, aku mau jadi orang sabar
pribadi yang menikmati proses hidup tanpa terburu-buru mengejar masa depan,
Bilapun harus berlari terengah-engah tetap jua tersenyum saat butir keringat berjatuhan…

Tuhan aku mau jadi orang sabar
Yang memulai hari dengan segenggam hati bersih lalu mengakhiri segala sesuatunya dengan mengucap syukur…

---

Sabar, seperti sahabat saya yang harus menunggu 4 tahun untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan mimpinya setelah harus bertahan dengan bos dan teman kerja yang tidak menyenangkan.

Sabar, seperti seorang kenalan yang baru saya temui ketika dia menceritakan berkat-berkat yang menyertainya selama bekerja di satu perusahaan alat berat milik Amerika.

Sabar, seperti lelaki yang saya kenal 3 tahun belakangan ini. Yang memilih untuk diam dan bertahan ketimbang melawan dengan emosi, hingga akhirnya mendapatkan jalan terang untuk karirnya.

Sabar, seperti banyak kisah lain didunia ini yang sudah sering saya dengar, dan selalu berujung pada kemenangan…





(Sedang merasa diberkati setelah berhasil menerapkan ilmu “sabar” dalam beberapa bulan ini… Terima kasih untuk teman-teman baik yang telah menginspirasi…)